<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muis&#039; Life Notes &#187; Perencanaan</title>
	<atom:link href="http://muislife.com/tag/perencanaan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muislife.com</link>
	<description>Sebuah Catatan Perjalanan Hidupku</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jun 2011 03:07:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 09:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pelabuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Fasilitas pelabuhan pada dasarnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri. A. FASILITAS POKOK PELABUHAN Fasilitas Pokok Pelabuhan terdiri dari alur pelayaran (sebagai ‘jalan’ kapal sehingga dapat memasuki daerah pelabuhan dengan aman dan lancar), penahan gelombang (breakwater – untuk melindungi daerah [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kinerja-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KINERJA PELABUHAN'>KINERJA PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN'>PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Fasilitas pelabuhan pada dasarnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A. </strong><strong>FASILITAS POKOK PELABUHAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fasilitas Pokok Pelabuhan terdiri dari <strong>alur pelayaran </strong>(sebagai ‘jalan’ kapal sehingga dapat memasuki daerah pelabuhan dengan aman dan lancar), <strong>penahan gelombang </strong>(<em>breakwater – </em>untuk melindungi daerah pedalaman pelabuhan dari gelombang, terbuat dari batu alam, batu buatan dan dinding tegak)<em>, </em><strong>kolam pelabuhan </strong>(berupa perairan untuk bersandarnya kapal-kapal yang berada di pelabuhan) dan <strong>dermaga </strong>(sarana dimana kapal-kapal bersandar untuk memuat dan menurunkan barang atau untuk mengangkut dan menurunkan penumpang).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B. </strong><strong>FASILITAS PENUNJANG PELABUHAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fasilitas penunjang pelabuhan terdiri dari gudang, lapangan penumpukan, terminal dan jalan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. </strong><strong>Gudang</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gudang adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang berasal dari kapal atau yang akan dimuat ke kapal. Gudang dibedakan berdasarkan <strong>jenis </strong>(lini-I, untuk penumpukan sementara dan lini-II sebagai tempat untuk melaksanakan konsolidasi/distribusi barang, <em>verlengstuk </em>– bangunan dalam lini-II, namun statusnya lini-I, <em>enterpot </em>– bangunan diluar pelabuhan, namun statusnya sebagai lini-I), <strong>penggunaan </strong>(gudang umum, gudang khusus – untuk menyimpan barang-barang berbahaya, gudang CFS – untuk stuffing/stripping).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. </strong><strong>Lapangan Penumpukan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lapangan penumpukan adalah lapangan di dekat dermaga yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tahan terhadap cuaca untuk dimuat atau setelah dibongkar dari kapal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. </strong><strong>Terminal</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Terminal adalah lokasi khusus yang diperuntukan sebagai tempat kegiatan pelayanan bongkar/muat barang atau petikemas dan atau kegiatan naik/turun penumpang di dalam pelabuhan. Jenis terminal meliputi terminal petikemas, terminal penumpang dan terminal konvensional.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. </strong><strong>Jalan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Adalah suatu lintasan yang dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki, yang menghubungkan antara terminal/lokasi yang lain, dimana fungsi utamanya adalah memperlancar perpindahan kendaraan di pelabuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas pelabuhan">fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="bangunan pelabuhan">bangunan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas di pelabuhan">fasilitas di pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas-fasilitas pelabuhan">fasilitas-fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fungsi pelabuhan">fungsi pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas dermaga">fasilitas dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas pokok pelabuhan">fasilitas pokok pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas fasilitas pelabuhan">fasilitas fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas-fasilitas di pelabuhan">fasilitas-fasilitas di pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="pengertian pelabuhan">pengertian pelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.279 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=384&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kinerja-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KINERJA PELABUHAN'>KINERJA PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN'>PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/367.html</link>
		<comments>http://muislife.com/367.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 05:03:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pelabuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum perencanaan/pengembangan pelabuhan dapat direfleksikan oleh sifat kelembagaannya, ada yang berorientasi bisnis (bussiness oriented) dan ada yang berorientasi kepada kepentingan umum. Pelabuhan yang berorientasi pada keuntungan, perencanaan pengembangan dilakukan secara bertahap dan dikaitkan pada pengembangan yang memberikan keuntungan langsung. Sebaliknya pelabuhan yang berorentasi pada kepentingan umum, perencanaan pengembangan dilaksanakan dalam jangka panjang dan komprehensif [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERHITUNGAN PROYEKSI LALU LINTAS BARANG DI PELABUHAN'>PERHITUNGAN PROYEKSI LALU LINTAS BARANG DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/konsep-pembangunan-suatu-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH'>KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tata-letak-dan-tata-guna-tanah-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TATA LETAK DAN TATA GUNA TANAH PELABUHAN'>TATA LETAK DAN TATA GUNA TANAH PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Secara umum perencanaan/pengembangan pelabuhan dapat direfleksikan oleh sifat kelembagaannya, ada yang berorientasi bisnis <em>(bussiness oriented) </em>dan ada yang berorientasi kepada kepentingan umum. Pelabuhan yang berorientasi pada keuntungan, perencanaan pengembangan dilakukan secara bertahap dan dikaitkan pada pengembangan yang memberikan keuntungan langsung. Sebaliknya pelabuhan yang berorentasi pada kepentingan umum, perencanaan pengembangan dilaksanakan dalam jangka panjang dan komprehensif serta diarahkan pada pelabuhan sebagai prasarana umum yang menunjang perkembangan sosial ekonomi daerah dan nasional, guna memperoleh keuntungan menyeluruh. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pelabuhan, diantaranya:</p>
<p style="text-align: justify;">• Kebutuhan akan ruang dan lahan</p>
<p style="text-align: justify;">• Perkembangan ekonomi daerah hinterland pelabuhan</p>
<p style="text-align: justify;">• Perkembangan industri yang terkait pada pelabuhan</p>
<p style="text-align: justify;">• Arus dan komposisi barang yang ada dan diperkirakan</p>
<p style="text-align: justify;">• Jenis dan ukuran kapal</p>
<p style="text-align: justify;">• Hubungan transportasi darat dan perairan dengan hinterland</p>
<p style="text-align: justify;">• Akses dari dan menuju laut</p>
<p style="text-align: justify;">• Potensi pengembangan fisik</p>
<p style="text-align: justify;">• Aspek nautis dan hidraulik</p>
<p style="text-align: justify;">• Keamanan/keselamatan dan dampak lingkungan</p>
<p style="text-align: justify;">• Analisis ekonomi dan finansial</p>
<p style="text-align: justify;">• Fasilitas dan struktur yang ada</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="Konsep Pelabuhan">Konsep Pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="ruang ekonomi pelabuhan">ruang ekonomi pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="perencanan">perencanan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="konsep perencanaan pelabuhan">konsep perencanaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="faktor perkembangan pelabuhan">faktor perkembangan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="hubungan antara pelabuhan">hubungan antara pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="konsep pengembangan pelabuhan">konsep pengembangan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="faktor umum perkembangan pelabuhan">faktor umum perkembangan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="pengaruh pelabuhan">pengaruh pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/367.html" title="perencanaanpelabuhan">perencanaanpelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.094 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=367&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERHITUNGAN PROYEKSI LALU LINTAS BARANG DI PELABUHAN'>PERHITUNGAN PROYEKSI LALU LINTAS BARANG DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/konsep-pembangunan-suatu-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH'>KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tata-letak-dan-tata-guna-tanah-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TATA LETAK DAN TATA GUNA TANAH PELABUHAN'>TATA LETAK DAN TATA GUNA TANAH PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/367.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</title>
		<link>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html</link>
		<comments>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 06:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Disain]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpukan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[DATA LAPANGAN : Menentukan Elevasi rencana lapangan petikemas, data yang perlu diketahui : a. Elevasi jalan akses disekitarnya. b. Elevasi lantai dermaga / trestle c. Elevasi dasar parit disekitarnya Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas dapat direncanakan misalnya + 20 cm s/d + 25 cm dari elevasi lantai dermaga / [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>LAPANGAN :</strong></p>
<p class="MsoNormal">Menentukan Elevasi rencana<em> </em>lapangan petikemas,<span> </span>data<span> </span>yang<span> </span>perlu<span> </span>diketahui :</p>
<p class="MsoNormal">a. Elevasi jalan akses disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal">b. Elevasi lantai dermaga / trestle</p>
<p class="MsoNormal">c. Elevasi dasar parit disekitarnya</p>
<p class="MsoNormal">Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas<span> </span>dapat<span> </span>direncanakan<span> </span>misalnya + 20 cm<span> </span>s/d + 25 cm dari<span> </span>elevasi<span> </span>lantai dermaga / <span> </span>muka<span> </span>jalan<span> </span>disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>MATERIAL :</strong></p>
<p class="MsoNormal">CBR<span> </span>tanah<span> </span>dasar, dilakukan pengetesan DCP di lapangan terhadap kepadatan /jenis tanah dasar di permukaan dan di bawah permukaan tanah dasar ± 50 cm s/d 100 cm. Apabila tanah dasarnya lunak CBR &lt; 12% perlu dilakukan perbaikan/pemadatan terlebih dahulu. Pengetesan tersebut dilakukan pada beberapa titik, semakin<span> </span>banyak<span> </span>titik yang dites semakin baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Material LPB,<span> </span>adalah sirtu kls A yaitu batuan bulat ukuran kecil yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPB &lt; 10 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Material LPA,<span> </span>adalah agregat kls A yaitu batuan pecah yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah. Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPA &lt; 6 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir <span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir<span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya berdasarkan data-data ketebalan LPA dan LPB dapat ditentukan dengan formula<span> </span>atau berpedoman<span> </span>pada gambar yang telah dibagikan ke Cabang</p>
<p class="MsoNormal"><strong>PELAKSANAAN<span> </span>PEKERJAAN<span> </span>:</strong><em><span> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Tanah<span> </span>Dasar</em>, apabila tanah dasarnya lunak dengan nilai CBR &lt; 12 % maka perlu <span> </span>dilakukan pemadatan/penggilasan<span> </span>terlebih dahulu hingga mencapai tingkat kepadatan <span> </span>yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Bawah / LPB, </em>pemadatan <span> </span>/penggilasannya tidak boleh dilakukan <span> </span>sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan<span> </span>berdasarkan<span> </span>nilai<span> </span>CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Atas / LPA, </em>pemadatan /penggilasannya tidak boleh dilakukan sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis<span> </span>Penutup / Paving<span> </span>Block K 400,<span> </span></em>pemasangannya harus dibuat kemiringan min’ 1 %<span> </span>ke arah saluran air dan dikunci dengan menggunakan konst’ kerb stone atau pondasi batu kali sekeliling lapangan petikemas.<strong> <span> </span></strong></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahapan perencanaan">tahapan perencanaan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perencanaan dermaga">perencanaan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perencanaan pelabuhan peti kemas">perencanaan pelabuhan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="lapangan peti kemas">lapangan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahap-tahap penyusunan perencanaan">tahap-tahap penyusunan perencanaan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahap perencanaan pelabuhan">tahap perencanaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perancangan dermaga">perancangan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="metode apa dalam perencanaan lapangan penumpukan peti kemas">metode apa dalam perencanaan lapangan penumpukan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="rumus perhitungan penyusunan peti kemas di lapangan penumpukan">rumus perhitungan penyusunan peti kemas di lapangan penumpukan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahapan pembuatan dermaga">tahapan pembuatan dermaga</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.036 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=274&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</title>
		<link>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html</link>
		<comments>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 06:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Lanpangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[DATA LAPANGAN : Menentukan Elevasi rencana lapangan petikemas, data yang perlu diketahui : a. Elevasi jalan akses disekitarnya. b. Elevasi lantai dermaga / trestle c. Elevasi dasar parit disekitarnya Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas dapat direncanakan misalnya + 20 cm s/d + 25 cm dari elevasi lantai dermaga / [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>LAPANGAN :</strong></p>
<p class="MsoNormal">Menentukan Elevasi rencana<em> </em>lapangan petikemas,<span> </span>data<span> </span>yang<span> </span>perlu<span> </span>diketahui :</p>
<p class="MsoNormal">a. Elevasi jalan akses disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal">b. Elevasi lantai dermaga / trestle</p>
<p class="MsoNormal">c. Elevasi dasar parit disekitarnya</p>
<p class="MsoNormal">Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas<span> </span>dapat<span> </span>direncanakan<span> </span>misalnya + 20 cm<span> </span>s/d + 25 cm dari<span> </span>elevasi<span> </span>lantai dermaga / <span> </span>muka<span> </span>jalan<span> </span>disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>MATERIAL :</strong></p>
<p class="MsoNormal">CBR<span> </span>tanah<span> </span>dasar, dilakukan pengetesan DCP di lapangan terhadap kepadatan /jenis tanah dasar di permukaan dan di bawah permukaan tanah dasar ± 50 cm s/d 100 cm. Apabila tanah dasarnya lunak CBR &lt; 12% perlu dilakukan perbaikan/pemadatan terlebih dahulu. Pengetesan tersebut dilakukan pada beberapa titik, semakin<span> </span>banyak<span> </span>titik yang dites semakin baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span> </span>Material LPB,<span> </span>adalah sirtu kls A yaitu batuan bulat ukuran kecil yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPB &lt; 10 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Material LPA,<span> </span>adalah agregat kls A yaitu batuan pecah yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah. Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPA &lt; 6 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir <span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir<span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya berdasarkan data-data ketebalan LPA dan LPB dapat ditentukan dengan formula<span> </span>atau berpedoman<span> </span>pada gambar yang telah dibagikan ke Cabang</p>
<p class="MsoNormal"><strong>PELAKSANAAN<span> </span>PEKERJAAN<span> </span>:</strong><em><span> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Tanah<span> </span>Dasar</em>, apabila tanah dasarnya lunak dengan nilai CBR &lt; 12 % maka perlu <span> </span>dilakukan pemadatan/penggilasan<span> </span>terlebih dahulu hingga mencapai tingkat kepadatan <span> </span>yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Bawah / LPB, </em>pemadatan <span> </span>/penggilasannya tidak boleh dilakukan <span> </span>sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan<span> </span>berdasarkan<span> </span>nilai<span> </span>CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Atas / LPA, </em>pemadatan /penggilasannya tidak boleh dilakukan sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis<span> </span>Penutup / Paving<span> </span>Block K 400,<span> </span></em>pemasangannya harus dibuat kemiringan min’ 1 %<span> </span>ke arah saluran air dan dikunci dengan menggunakan konst’ kerb stone atau pondasi batu kali sekeliling lapangan petikemas.<strong> <span> </span></strong></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="CBR Lapangan">CBR Lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="pengenalan petikemas">pengenalan petikemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="defenisi tahap-tahap lapangan">defenisi tahap-tahap lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="data CBR tanah">data CBR tanah</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="data cbr lapangan">data cbr lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah cbr laboratorium">makalah cbr laboratorium</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah mengenai pembuatan peti kemas">makalah mengenai pembuatan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah pemadatan lapangan">makalah pemadatan lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="paving stone k400">paving stone k400</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="pemadatan lpa">pemadatan lpa</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.978 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=172&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

