Posts Tagged ‘Pembangunan Pelabuhan’

BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN

Fasilitas pelabuhan pada dasarnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri.

A. FASILITAS POKOK PELABUHAN

Fasilitas Pokok Pelabuhan terdiri dari alur pelayaran (sebagai ‘jalan’ kapal sehingga dapat memasuki daerah pelabuhan dengan aman dan lancar), penahan gelombang (breakwater – untuk melindungi daerah pedalaman pelabuhan dari gelombang, terbuat dari batu alam, batu buatan dan dinding tegak), kolam pelabuhan (berupa perairan untuk bersandarnya kapal-kapal yang berada di pelabuhan) dan dermaga (sarana dimana kapal-kapal bersandar untuk memuat dan menurunkan barang atau untuk mengangkut dan menurunkan penumpang).

B. FASILITAS PENUNJANG PELABUHAN

Fasilitas penunjang pelabuhan terdiri dari gudang, lapangan penumpukan, terminal dan jalan.

1. Gudang

Gudang adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang berasal dari kapal atau yang akan dimuat ke kapal. Gudang dibedakan berdasarkan jenis (lini-I, untuk penumpukan sementara dan lini-II sebagai tempat untuk melaksanakan konsolidasi/distribusi barang, verlengstuk – bangunan dalam lini-II, namun statusnya lini-I, enterpot – bangunan diluar pelabuhan, namun statusnya sebagai lini-I), penggunaan (gudang umum, gudang khusus – untuk menyimpan barang-barang berbahaya, gudang CFS – untuk stuffing/stripping).

2. Lapangan Penumpukan

Lapangan penumpukan adalah lapangan di dekat dermaga yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tahan terhadap cuaca untuk dimuat atau setelah dibongkar dari kapal.

3. Terminal

Terminal adalah lokasi khusus yang diperuntukan sebagai tempat kegiatan pelayanan bongkar/muat barang atau petikemas dan atau kegiatan naik/turun penumpang di dalam pelabuhan. Jenis terminal meliputi terminal petikemas, terminal penumpang dan terminal konvensional.

4. Jalan

Adalah suatu lintasan yang dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki, yang menghubungkan antara terminal/lokasi yang lain, dimana fungsi utamanya adalah memperlancar perpindahan kendaraan di pelabuhan.

Popularity: 45% [?]

Incoming search terms for the article:

INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN

Keberhasilan proyek pembangunan pelabuhan bukan pada kehadiran fisiknya akan tetapi lebih dititik beratkan pada peran dan fungsinya dalam menunjang kelancaran dan pertumbuhan arus barang dalam pola perdagangan maupun pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.

Secara umum investasi dapat berupa aktifitas:

  • Ekspansi/pengembangan, penilaian kelayakan atas perluasan lini produk yang ada seperti investasi baru untuk dermaga, bangunan, gudang dan modal kerja.
  • Penghematan biaya, misalnya investasi di bidang teknologi baru harus dinilai dari penghematan atau output yang lebih besar.
  • Penggantian (replacement), memutuskan perlu tidaknya dan waktunya penggantian peralatan tua dengan  peralatan baru, untuk menghemat biaya operasi dan meningkatkan kualitas.
  • Pilihan alternatif, memutuskan diantara alternatif investasi untuk mencapai hasil yang sama, sedangkan rasio antara modal dengan biaya investasi yang harus dikeluarkan berbeda.

Popularity: 22% [?]

Incoming search terms for the article:

PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN

Pemeliharaan dan perawatan adalah merupakan suatu konsekuensi dari pengadaan aktifitas fisik dari prasarana dan sarana dalam rangka mempertahankan kondisi fasilitas dan peralatan pada siap guna dan laik operasi. Aktifitas pemeliharaan ini merupakan keterpaduan dari beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dari sejak perencanaan dan perancangan fasilitas dan peralatan pelabuhan.

Paradigma pemeliharaan telah berubah dari waktu ke waktu seiring dengan perkembangan teknologi dan perkembangan aspek lainnya. Dahulu pemeliharaan ditujukan hanya untuk menunjang penyiapan peralatan dan fasilitas pada biaya minimum, namun kini pemeliharaan juga dikaitkan dengan strategi lainnya dalam produksi dan pemasaran.

Perkembangan dan evolusi konsep pemeliharaan dapat diuraikan sebagai berikut:

• Tahun 1960 an: Breakdown Maintenance.

• Tahun 1970 an: Time-Based Preventive Maintenance.

• Tahun 1980 an: Breakdown + Predictive Maintenance.

• Tahun 1990 an: Total Productive Maintenance and Empowerment of Workforce

Pemeliharaan dimaksudkan untuk mendapat jaminan produktivitas dan kualitas, dengan menjaga availibilitas performance fasilitas dan peralatan, dengan biaya semurah mungkin, melalui upaya peningkatan efektivitas penggunaan sumber daya.

Pemeliharaan dilakukan, agar kita berhasil meningkatkan kemampuan dalam mengefektifkan, memanfaatkan sumber daya, melalui kegiatan produksi dan operasi, dengan cara-cara yang terbaik, orang-orang yang tepat dan dilaksanakan pada waktunya.

Namun yang terjadi sebaliknya, seringkali pemeliharaan dianggap sesuatu pemborosan bahkan tidak ada gunanya, sehingga kualitas pemeliharaan menjadi kurang baik, yang akan mengakibatkan jumlah biaya sangat besar yang tidak langsung disamping biaya pemeliharaan itu sendiri.

Secara umum pemeliharaan dapat dikelompokan menjadi tiga kategori utama sebagai  berikut:

• Pemeliharaan Pencegahan

• Pemeliharaan Perbaikan

• Pemeliharaan Peningkatan

Popularity: 15% [?]

Incoming search terms for the article:

PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN

Perancangan fisik fasilitas mencakup pengumpulan,pengolahan data kondisi alam untuk pemilihan lokasi, arah dari fasilitas pokok pelabuhan seperti: alur pelayaran, penahan gelombang, kolam pelabuhan, dermaga dan pemilihan jenis struktur untuk pradesain serta perkiraan biaya sesuai desain kriteria.

Popularity: 15% [?]

Incoming search terms for the article:

TATA LETAK DAN TATA GUNA TANAH PELABUHAN

Konfigurasi/tata letak fasilitas pelabuhan secara tidak langsung menentukan kapasitas suatu pelabuhan baik terhadap tingkat layanan dalam jangka pendek maupun jangka panjang, oleh karenanya penentuan tata letak merupakan hal penting. Berbagai aspek dan parameter terkait dalam penentuan tata letak ini,diantaranya:

• Kondisi alam yang ada

• Pola operasional

• Jenis fasilitas dan peralatan serta jenis Cargo yang ditangani

• Perkembangan dari aspek yang terkait

• Fleksibilitas guna pengembangan

• Aspek lingkungan

Popularity: 22% [?]

Incoming search terms for the article:

PENGEMBANGAN PELABUHAN

Sesuai dengan peran dan fungsinya, pelabuhan merupakan institusi yang dinamik keberadaannya terhadap perkembangan yang ada. Pelabuhan harus dapat mengantisipasi dan mengikuti perkembangan yang berkaitan dengan tuntutan pelayanannya. Disamping itu , pelabuhan yang baik harus mempunyai perencanaan yang terencana dan terstruktur guna menunjang peran dan fungsinya sesuai kemampuan kapasitas dukungnya. Dengan kata lain, pelabuhan harus punya career planning yang baik dalam memenuhi peran dan fungsinya selaras dengan tuntutan perkembangan terkait.

Perencanaan pelabuhan dikaitkan dengan jangkauan waktunya dapat dibagi menjadi:

  • Perencanaan jangka panjang (long term planning), perioda jangkauan waktu pada perencanaan ini 20 tahun.Berisi rencana induk strategik dan pengembangan fasilitas pelabuhan.
  • Perencanaan jangka menengah (medium term planning), perioda jangkauan waktu pada perencanaan ini 3 sampai 5 tahun. Berisi perencanaan dan pelaksanaan fasilitas pelabuhan yang merupakan implementasi dari tahapan pengembangan pada rencana jangka panjang.
  • Perencanaan jangka pendek (short term planning), perioda jangkauan waktunya 1 tahun, berisi perencanaan dan peningkatan dari sebagian fasilitas pelabuhan dan pengadaan peralatan

Disamping itu perencanaan pelabuhan juga dapat dibedakan berdasarkan lingkup jangkauannya menjadi:

  • Perencanaan pelabuhan secara nasional/regional.
  • Perencanaan pelabuhan baru secara individual.
  • Pengembangan dan atau peningkatan pelabuhan yang ada.

Beberapa instrumen yang digunakan dalam perencanaan pelabuhan secara terencana dan terstruktur, diantaranya:

  • Rencana strategis pelabuhan (corprate strategic plans/business plan), berisi misi, tujuan,sasaran dan strategi-strategi.
  • Rencana induk pelabuhan (port master plan), berisi rencana jangka panjang kebutuhan fasilitas pelabuhan.
  • Rencana tata guna lahan pelabuhan (port land use plan), berisi rencana Strategis kebutuhan dan pengembangan lahan pelabuhan.
  • Rencana pengelolaan lingkungan pelabuhan (port evironmental plan), berisi pedoman pengelolaan lingkungan, prosedur audit lingkungan, program pengendalian dan perbaikan dan lainnya yang berkaitan dengan aspek lingkungan.

Popularity: 13% [?]

Incoming search terms for the article:

KONSEP PERENCANAN PELABUHAN

Secara umum perencanaan/pengembangan pelabuhan dapat direfleksikan oleh sifat kelembagaannya, ada yang berorientasi bisnis (bussiness oriented) dan ada yang berorientasi kepada kepentingan umum. Pelabuhan yang berorientasi pada keuntungan, perencanaan pengembangan dilakukan secara bertahap dan dikaitkan pada pengembangan yang memberikan keuntungan langsung. Sebaliknya pelabuhan yang berorentasi pada kepentingan umum, perencanaan pengembangan dilaksanakan dalam jangka panjang dan komprehensif serta diarahkan pada pelabuhan sebagai prasarana umum yang menunjang perkembangan sosial ekonomi daerah dan nasional, guna memperoleh keuntungan menyeluruh. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pelabuhan, diantaranya:

• Kebutuhan akan ruang dan lahan

• Perkembangan ekonomi daerah hinterland pelabuhan

• Perkembangan industri yang terkait pada pelabuhan

• Arus dan komposisi barang yang ada dan diperkirakan

• Jenis dan ukuran kapal

• Hubungan transportasi darat dan perairan dengan hinterland

• Akses dari dan menuju laut

• Potensi pengembangan fisik

• Aspek nautis dan hidraulik

• Keamanan/keselamatan dan dampak lingkungan

• Analisis ekonomi dan finansial

• Fasilitas dan struktur yang ada

Popularity: 27% [?]

Incoming search terms for the article:

PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN

Secara umum perencanaan pelabuhan agak berbeda dengan perencanaan prasarana lainnya, mengingat peran dan fungsi pelabuhan itu sendiri. Mengingat hal diatas, perencanaan pelabuhan harus dapat memenuhi dan merefleksikan fungsi dan perannya. Selain itu perencanaan pelabuhan harus dikaitkan pada aktifitas dan prasarana lainnya yang menunjang keberlangsungan pelabuhan itu. Perencanaan pelabuhan merupakan multi disiplin ilmu dan mempunyai kompleksitas yang cukup besar, sehingga berbagai disiplin ilmu terkait pada perencanaan pelabuhan ini. Seorang perencana pelabuhan (Port Planner) harus memimpin dan mengkoordinasikan berbagai keterkaitan disiplin ilmu tersebut menjadi suatu output perencanaan sesuai dengan tolok ukur/acuannya.

Popularity: 29% [?]

Incoming search terms for the article: