<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muis&#039; Life Notes &#187; CY</title>
	<atom:link href="http://muislife.com/tag/cy/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muislife.com</link>
	<description>Sebuah Catatan Perjalanan Hidupku</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jun 2011 03:07:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 09:16:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pelabuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=384</guid>
		<description><![CDATA[Fasilitas pelabuhan pada dasarnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri. A. FASILITAS POKOK PELABUHAN Fasilitas Pokok Pelabuhan terdiri dari alur pelayaran (sebagai ‘jalan’ kapal sehingga dapat memasuki daerah pelabuhan dengan aman dan lancar), penahan gelombang (breakwater – untuk melindungi daerah [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kinerja-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KINERJA PELABUHAN'>KINERJA PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN'>PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Fasilitas pelabuhan pada dasarnya dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>A. </strong><strong>FASILITAS POKOK PELABUHAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fasilitas Pokok Pelabuhan terdiri dari <strong>alur pelayaran </strong>(sebagai ‘jalan’ kapal sehingga dapat memasuki daerah pelabuhan dengan aman dan lancar), <strong>penahan gelombang </strong>(<em>breakwater – </em>untuk melindungi daerah pedalaman pelabuhan dari gelombang, terbuat dari batu alam, batu buatan dan dinding tegak)<em>, </em><strong>kolam pelabuhan </strong>(berupa perairan untuk bersandarnya kapal-kapal yang berada di pelabuhan) dan <strong>dermaga </strong>(sarana dimana kapal-kapal bersandar untuk memuat dan menurunkan barang atau untuk mengangkut dan menurunkan penumpang).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>B. </strong><strong>FASILITAS PENUNJANG PELABUHAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fasilitas penunjang pelabuhan terdiri dari gudang, lapangan penumpukan, terminal dan jalan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. </strong><strong>Gudang</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gudang adalah bangunan yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang berasal dari kapal atau yang akan dimuat ke kapal. Gudang dibedakan berdasarkan <strong>jenis </strong>(lini-I, untuk penumpukan sementara dan lini-II sebagai tempat untuk melaksanakan konsolidasi/distribusi barang, <em>verlengstuk </em>– bangunan dalam lini-II, namun statusnya lini-I, <em>enterpot </em>– bangunan diluar pelabuhan, namun statusnya sebagai lini-I), <strong>penggunaan </strong>(gudang umum, gudang khusus – untuk menyimpan barang-barang berbahaya, gudang CFS – untuk stuffing/stripping).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. </strong><strong>Lapangan Penumpukan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lapangan penumpukan adalah lapangan di dekat dermaga yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tahan terhadap cuaca untuk dimuat atau setelah dibongkar dari kapal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. </strong><strong>Terminal</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Terminal adalah lokasi khusus yang diperuntukan sebagai tempat kegiatan pelayanan bongkar/muat barang atau petikemas dan atau kegiatan naik/turun penumpang di dalam pelabuhan. Jenis terminal meliputi terminal petikemas, terminal penumpang dan terminal konvensional.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. </strong><strong>Jalan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Adalah suatu lintasan yang dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki, yang menghubungkan antara terminal/lokasi yang lain, dimana fungsi utamanya adalah memperlancar perpindahan kendaraan di pelabuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas pelabuhan">fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="bangunan pelabuhan">bangunan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas di pelabuhan">fasilitas di pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fungsi pelabuhan">fungsi pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas-fasilitas pelabuhan">fasilitas-fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas pokok pelabuhan">fasilitas pokok pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas dermaga">fasilitas dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas fasilitas pelabuhan">fasilitas fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="fasilitas-fasilitas di pelabuhan">fasilitas-fasilitas di pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html" title="pengertian pelabuhan">pengertian pelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.492 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=384&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kinerja-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KINERJA PELABUHAN'>KINERJA PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN'>PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 04:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum perencanaan pelabuhan agak berbeda dengan perencanaan prasarana lainnya, mengingat peran dan fungsi pelabuhan itu sendiri. Mengingat hal diatas, perencanaan pelabuhan harus dapat memenuhi dan merefleksikan fungsi dan perannya. Selain itu perencanaan pelabuhan harus dikaitkan pada aktifitas dan prasarana lainnya yang menunjang keberlangsungan pelabuhan itu. Perencanaan pelabuhan merupakan multi disiplin ilmu dan mempunyai kompleksitas [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/konsep-pembangunan-suatu-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH'>KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemanfaatan-ruang-dan-pengembangan-prasarana-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMANFAATAN RUANG  DAN PENGEMBANGAN PRASARANA WILAYAH'>PEMANFAATAN RUANG  DAN PENGEMBANGAN PRASARANA WILAYAH</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Secara umum perencanaan pelabuhan agak berbeda dengan perencanaan prasarana lainnya, mengingat peran dan fungsi pelabuhan itu sendiri. Mengingat hal diatas, perencanaan pelabuhan harus dapat memenuhi dan merefleksikan fungsi dan perannya. Selain itu perencanaan pelabuhan harus dikaitkan pada aktifitas dan prasarana lainnya yang menunjang keberlangsungan pelabuhan itu. Perencanaan pelabuhan merupakan multi disiplin ilmu dan mempunyai kompleksitas yang cukup besar, sehingga berbagai disiplin ilmu terkait pada perencanaan pelabuhan ini. Seorang perencana pelabuhan <em>(Port Planner) </em>harus memimpin dan mengkoordinasikan berbagai keterkaitan disiplin ilmu tersebut menjadi suatu output perencanaan sesuai dengan tolok ukur/acuannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="perencanaan pelabuhan">perencanaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="ilmu pelabuhan">ilmu pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="pembangunan pelabuhan">pembangunan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="perancangan pelabuhan">perancangan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="perencanaan pembangunan pelabuhan">perencanaan pembangunan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="pembuatan pelabuhan">pembuatan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="rencana pembangunan pelabuhan">rencana pembangunan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="tahapan perencanaan pelabuhan">tahapan perencanaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="pembangunan pelabuhan mlonggo">pembangunan pelabuhan mlonggo</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html" title="perencanaan pembuatan pelabuhan">perencanaan pembuatan pelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.741 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=364&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/konsep-pembangunan-suatu-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH'>KONSEP PEMBANGUNAN SUATU WILAYAH</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemanfaatan-ruang-dan-pengembangan-prasarana-wilayah.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMANFAATAN RUANG  DAN PENGEMBANGAN PRASARANA WILAYAH'>PEMANFAATAN RUANG  DAN PENGEMBANGAN PRASARANA WILAYAH</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PELINDO II BANGUN DEPO PETI KEMAS DI KALBAR</title>
		<link>http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html</link>
		<comments>http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 08:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[DEPO PETIKEMAS]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelindo II]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>
		<category><![CDATA[YOR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II segera membangun pusat distribusi atau depo peti kemas di Kalimantan Barat guna mencegah kongesti di Pelabuhan Pontianak yang selama ini sulit diatasi. Pusat distribusi itu akan dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare di Nipah Kuning, sekitar 5 km dari Pelabuhan Pontianak dengan kapasitas tampung peti kemas sedikitnya 10.000 [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/surcharge-peti-kemas-disoal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SURCHARGE PETI KEMAS DISOAL'>SURCHARGE PETI KEMAS DISOAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/arus-peti-kemas-di-surabaya-naik-16.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Arus peti kemas di Surabaya naik 16%'>Arus peti kemas di Surabaya naik 16%</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/acfta-ancam-pelayaran-nasional.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ACFTA ANCAM PELAYARAN NASIONAL'>ACFTA ANCAM PELAYARAN NASIONAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/esdm-minta-kelonggaran-cabotage-kapal-off-shore.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ESDM MINTA KELONGGARAN CABOTAGE KAPAL OFF SHORE'>ESDM MINTA KELONGGARAN CABOTAGE KAPAL OFF SHORE</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/industri-jasa-pelayaran-shipping-industry.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRY)'>INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRY)</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify">JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II segera membangun pusat distribusi atau depo peti kemas di Kalimantan Barat guna mencegah kongesti di Pelabuhan Pontianak yang selama ini sulit diatasi.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Pusat distribusi itu akan dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare di Nipah Kuning, sekitar 5 km dari Pelabuhan Pontianak dengan kapasitas tampung peti kemas sedikitnya 10.000 TEUs.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">General Manager Pelindo II Cabang Pelabuhan Pontianak Solihin mengatakan kawasan distribusi dan depo peti kemas terbesar di Kalbar itu akan dijadikan sebagai penyangga lapangan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Pontianak.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Pusat distribusi itu diharapkan mampu mencegah kongesti yang selama ini sulit diatasi karena peti kemas tidak bisa diangkut ke luar areal pelabuhan. &#8220;Pembangunan kawasan tersebut sudah mendapat lampu hijau dari Pemprov Kalbar,&#8221; katanya kepada Bisnis akhir pekan lalu.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Menurut Solihin, kawasan itu diharapkan sudah dapat digunakan pada triwulan kedua tahun ini untuk menampung peti kemas kosong dari Pelabuhan Pontianak, sehingga kapal di pelabuhan itu dapat dilayani lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Selain itu, lanjutnya, depo itu dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di dalam Kota Pontianak karena pemindahan peti kemas dari pelabuhan ke Nipah Kuning akan dilakukan pada malam hari.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">&#8220;Nanti kendaraan angkutan barang yang selama ini beroperasi dan parkir di pusat kota dengan sendirinya akan pindah ke Nipah Kuning, sehingga kepadatan arus lalu lintas dalam kota bisa berkurang,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Solihin mengakui lapangan penumpukan di pelabuhan itu masih padat, meski arus peti kemas tidak sebanyak ketika menjelang Lebaran, Natal, dan tahun baru.</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">Saat ini, tingkat isian lapangan penumpukan atau yard occupancy ratio (YOR) di terminal peti kemas Pontianak mencapai 85% dan mulai mengganggu kelancaran bongkar muat peti kemas dari dan ke kapal.</p>
<p style="text-align: justify">Bisnis Indonesia</p>
<p><a name="fb_share" type="button_count" share_url="http://muislife.com/pelindo-ii-ban…emas-di-kalbar.html"></a><br />
<script src="http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share" type="text/javascript"></script></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="DEPO petikemas">DEPO petikemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="pelindo pontianak">pelindo pontianak</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="pelindo kalbar">pelindo kalbar</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="terminal peti kemas pontianak">terminal peti kemas pontianak</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="depo peti kemas">depo peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="PELINDO 2 PONTIANAK">PELINDO 2 PONTIANAK</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="terminal petikemas pontianak">terminal petikemas pontianak</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="pelindo ii pontianak">pelindo ii pontianak</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="pelindo 2">pelindo 2</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html" title="gm pelindo pontianak">gm pelindo pontianak</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.954 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=345&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/surcharge-peti-kemas-disoal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SURCHARGE PETI KEMAS DISOAL'>SURCHARGE PETI KEMAS DISOAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/arus-peti-kemas-di-surabaya-naik-16.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Arus peti kemas di Surabaya naik 16%'>Arus peti kemas di Surabaya naik 16%</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/acfta-ancam-pelayaran-nasional.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ACFTA ANCAM PELAYARAN NASIONAL'>ACFTA ANCAM PELAYARAN NASIONAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/esdm-minta-kelonggaran-cabotage-kapal-off-shore.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ESDM MINTA KELONGGARAN CABOTAGE KAPAL OFF SHORE'>ESDM MINTA KELONGGARAN CABOTAGE KAPAL OFF SHORE</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/industri-jasa-pelayaran-shipping-industry.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRY)'>INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRY)</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/pelindo-ii-bangun-depo-peti-kemas-di-kalbar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</title>
		<link>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html</link>
		<comments>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 06:36:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Disain]]></category>
		<category><![CDATA[Lapangan]]></category>
		<category><![CDATA[Penumpukan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=274</guid>
		<description><![CDATA[DATA LAPANGAN : Menentukan Elevasi rencana lapangan petikemas, data yang perlu diketahui : a. Elevasi jalan akses disekitarnya. b. Elevasi lantai dermaga / trestle c. Elevasi dasar parit disekitarnya Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas dapat direncanakan misalnya + 20 cm s/d + 25 cm dari elevasi lantai dermaga / [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>LAPANGAN :</strong></p>
<p class="MsoNormal">Menentukan Elevasi rencana<em> </em>lapangan petikemas,<span> </span>data<span> </span>yang<span> </span>perlu<span> </span>diketahui :</p>
<p class="MsoNormal">a. Elevasi jalan akses disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal">b. Elevasi lantai dermaga / trestle</p>
<p class="MsoNormal">c. Elevasi dasar parit disekitarnya</p>
<p class="MsoNormal">Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas<span> </span>dapat<span> </span>direncanakan<span> </span>misalnya + 20 cm<span> </span>s/d + 25 cm dari<span> </span>elevasi<span> </span>lantai dermaga / <span> </span>muka<span> </span>jalan<span> </span>disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>MATERIAL :</strong></p>
<p class="MsoNormal">CBR<span> </span>tanah<span> </span>dasar, dilakukan pengetesan DCP di lapangan terhadap kepadatan /jenis tanah dasar di permukaan dan di bawah permukaan tanah dasar ± 50 cm s/d 100 cm. Apabila tanah dasarnya lunak CBR &lt; 12% perlu dilakukan perbaikan/pemadatan terlebih dahulu. Pengetesan tersebut dilakukan pada beberapa titik, semakin<span> </span>banyak<span> </span>titik yang dites semakin baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span>Material LPB,<span> </span>adalah sirtu kls A yaitu batuan bulat ukuran kecil yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPB &lt; 10 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Material LPA,<span> </span>adalah agregat kls A yaitu batuan pecah yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah. Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPA &lt; 6 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir <span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir<span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya berdasarkan data-data ketebalan LPA dan LPB dapat ditentukan dengan formula<span> </span>atau berpedoman<span> </span>pada gambar yang telah dibagikan ke Cabang</p>
<p class="MsoNormal"><strong>PELAKSANAAN<span> </span>PEKERJAAN<span> </span>:</strong><em><span> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Tanah<span> </span>Dasar</em>, apabila tanah dasarnya lunak dengan nilai CBR &lt; 12 % maka perlu <span> </span>dilakukan pemadatan/penggilasan<span> </span>terlebih dahulu hingga mencapai tingkat kepadatan <span> </span>yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Bawah / LPB, </em>pemadatan <span> </span>/penggilasannya tidak boleh dilakukan <span> </span>sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan<span> </span>berdasarkan<span> </span>nilai<span> </span>CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Atas / LPA, </em>pemadatan /penggilasannya tidak boleh dilakukan sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis<span> </span>Penutup / Paving<span> </span>Block K 400,<span> </span></em>pemasangannya harus dibuat kemiringan min’ 1 %<span> </span>ke arah saluran air dan dikunci dengan menggunakan konst’ kerb stone atau pondasi batu kali sekeliling lapangan petikemas.<strong> <span> </span></strong></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahapan perencanaan">tahapan perencanaan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perencanaan dermaga">perencanaan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="prosedur pembuatan dermaga petikemas">prosedur pembuatan dermaga petikemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perencanaan pelabuhan peti kemas">perencanaan pelabuhan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="lapangan peti kemas">lapangan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahap-tahap penyusunan perencanaan">tahap-tahap penyusunan perencanaan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="perancangan dermaga">perancangan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="lapangan petikemas">lapangan petikemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="tahap perencanaan pelabuhan">tahap perencanaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html" title="metode apa dalam perencanaan lapangan penumpukan peti kemas">metode apa dalam perencanaan lapangan penumpukan peti kemas</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.691 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=274&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</title>
		<link>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html</link>
		<comments>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2009 06:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Container Yard]]></category>
		<category><![CDATA[CY]]></category>
		<category><![CDATA[Lanpangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Petikemas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[DATA LAPANGAN : Menentukan Elevasi rencana lapangan petikemas, data yang perlu diketahui : a. Elevasi jalan akses disekitarnya. b. Elevasi lantai dermaga / trestle c. Elevasi dasar parit disekitarnya Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas dapat direncanakan misalnya + 20 cm s/d + 25 cm dari elevasi lantai dermaga / [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>LAPANGAN :</strong></p>
<p class="MsoNormal">Menentukan Elevasi rencana<em> </em>lapangan petikemas,<span> </span>data<span> </span>yang<span> </span>perlu<span> </span>diketahui :</p>
<p class="MsoNormal">a. Elevasi jalan akses disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal">b. Elevasi lantai dermaga / trestle</p>
<p class="MsoNormal">c. Elevasi dasar parit disekitarnya</p>
<p class="MsoNormal">Setelah data tersebut di atas diketahui, maka elevasi permukaan lapangan petikemas<span> </span>dapat<span> </span>direncanakan<span> </span>misalnya + 20 cm<span> </span>s/d + 25 cm dari<span> </span>elevasi<span> </span>lantai dermaga / <span> </span>muka<span> </span>jalan<span> </span>disekitarnya.</p>
<p class="MsoNormal"><strong>DATA<span> </span>MATERIAL :</strong></p>
<p class="MsoNormal">CBR<span> </span>tanah<span> </span>dasar, dilakukan pengetesan DCP di lapangan terhadap kepadatan /jenis tanah dasar di permukaan dan di bawah permukaan tanah dasar ± 50 cm s/d 100 cm. Apabila tanah dasarnya lunak CBR &lt; 12% perlu dilakukan perbaikan/pemadatan terlebih dahulu. Pengetesan tersebut dilakukan pada beberapa titik, semakin<span> </span>banyak<span> </span>titik yang dites semakin baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span> </span>Material LPB,<span> </span>adalah sirtu kls A yaitu batuan bulat ukuran kecil yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPB &lt; 10 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Material LPA,<span> </span>adalah agregat kls A yaitu batuan pecah yg bercampur dengan pasir kasar dan tidak boleh mengandung tanah. Contoh<span> </span>material dari sumber/quarry terlebih dahulu dites di laboratorium untuk ditentukan nilai CBR nya. Atau dalam bahasa teknik disebutkan bahwa Indeks Plastis<span> </span>IP u/ LPA &lt; 6 %</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir <span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><em>Lapisan<span> </span>pasir<span> </span>di bawah<span> </span>lapis<span> </span>penutup, </em>materialnya<span> </span>adalah pasir mutu baik dan tidak boleh mengandung tanah dengan ketebalan<span> </span>rata-rata 5 cm</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Penutup / permukaan</em>,<span> </span>materialnya bersifat keras dan kaku dalam hal ini yang digunakan adalah Paving Concrete Block dengan tingkat kekerasan beton yang ditunjukkan dalam mutu K 400 dan dibuktikan dengan uji material dari laboratorium independen</p>
<p class="MsoNormal">Selanjutnya berdasarkan data-data ketebalan LPA dan LPB dapat ditentukan dengan formula<span> </span>atau berpedoman<span> </span>pada gambar yang telah dibagikan ke Cabang</p>
<p class="MsoNormal"><strong>PELAKSANAAN<span> </span>PEKERJAAN<span> </span>:</strong><em><span> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Tanah<span> </span>Dasar</em>, apabila tanah dasarnya lunak dengan nilai CBR &lt; 12 % maka perlu <span> </span>dilakukan pemadatan/penggilasan<span> </span>terlebih dahulu hingga mencapai tingkat kepadatan <span> </span>yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Bawah / LPB, </em>pemadatan <span> </span>/penggilasannya tidak boleh dilakukan <span> </span>sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan<span> </span>berdasarkan<span> </span>nilai<span> </span>CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis Pondasi Atas / LPA, </em>pemadatan /penggilasannya tidak boleh dilakukan sekaligus melainkan secara<span> </span>bertahap/berulang kali setiap ketebalan maks’ 20 cm hingga mencapai tingkat kepadatan yang ditentukan berdasarkan nilai CBR</p>
<p class="MsoNormal"><em>Lapis<span> </span>Penutup / Paving<span> </span>Block K 400,<span> </span></em>pemasangannya harus dibuat kemiringan min’ 1 %<span> </span>ke arah saluran air dan dikunci dengan menggunakan konst’ kerb stone atau pondasi batu kali sekeliling lapangan petikemas.<strong> <span> </span></strong></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="CBR Lapangan">CBR Lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="pengenalan petikemas">pengenalan petikemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="defenisi tahap-tahap lapangan">defenisi tahap-tahap lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="data CBR tanah">data CBR tanah</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="data cbr lapangan">data cbr lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah mengenai pembuatan peti kemas">makalah mengenai pembuatan peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah pemadatan lapangan">makalah pemadatan lapangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="makalah peti kemas">makalah peti kemas</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="paving stone k400">paving stone k400</a></li><li><a href="http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html" title="pemadatan lpa">pemadatan lpa</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.603 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=172&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-cara-pembuatan-engineers-estimate.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate'>Pengertian dan Cara Pembuatan Engineer&#8217;s Estimate</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengenalan-sistem-penanganan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS'>PENGENALAN SISTEM PENANGANAN  PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ukuran-petikemas-berdasarkan-standar-iso.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO'>UKURAN PETIKEMAS BERDASARKAN STANDAR ISO</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

