FASILITAS PEMELIHARAAN
Dalam merencanakan suatu peralatan pelabuhan dengan disertai peningkatan fungsi perawatan yang baik, maka perencana harus mengetahui berbagai kegiatan perawatan yang akan dan harus dilaksanakan/dibutuhkan dalam menunjang operasional peralatan.
Fasilitas penunjang yang dimaksudkan, antara lain:
- Tersedianya bengkel perawatan alat.
- Mengkombinasikan kegiatan dalam satu bengkel.
- Perawatan mesin-mesin yang dapat dilakukan datam bengkel tersebut.
- Kelengkapan dan tool-kit dan lainnya.
- Keterampilan dan keahlian dan tenaga mekanik/elektrisiennya.
- Gudang penyimpanan bahan bakar dan suku cadang.
ORGANISASI PEMELIHARAAN
Organisasi ini secara hirarki nampak dalam perwujudan kerjasama dan koordinasi yang baik dalam malaksanakan tindakan pencegahan maupun tindakan perbaikan yang cepat, karena mengingat pelayanan jasa kepada para pengguna atau pelanggan menjadi hal yang patut diperhatikan. Demikian pula dalam sistem pelaporan dalam tata administrasinya, pengawasan dan pengendalian dalam suatu organisasi pemeliharaan tidak kalah pentingnya agar peralatan terjamin dalam hal kesiapan, kondisi maupun umur
alat (life time). Unit kerja lainnya yang dibutuhkan adalah perencanaan yang memegang peranan dalam segala hal yang berhubungan dengan pemeliharaan, operasi maupun pengembangan termasuk penyusunan strategi dalam pemeliharaan.
PROSEDUR PEMELIHARAAN
Dalam pemeliharaan peralatan dikenal sistem pemeliharaan yang terencana (Planed Maintenance System – PMS) yang artinya adalah suatu kegiatan untuk memelihara secara terencana berdasarkan tata kala sesuai dengan buku petunjuk pabrik (maker), agar fasilitas produksi dapat bekerja/beroperasi secara kontinyu tanpa adanya gangguan atau untuk mengembalikan kondisi nominal secara ekonomis dan aman. PMS ini harus ditunjang dengan adanya perangkat keras/hardware (fasilitas peralatan produksi, suku cadang, peralatan kerja (toolkit), peralatan keselamatan kerja), perangkat lunak/software (data spesifikasi teknis alat, scheduling pemeliharaan, surat perintah kerja yang berfungsi menugaskan dan memantau pelaksanaan serta pemakaian suku cadang, catatan setiap pemeliharaan, dan prosedur penyerahan alat) dan tenaga pelaksana (brainware).
Manfaat dari PMS dapat disimpulkan menjadi manfaat teknis (mencegah terjadinya breakdown mendadak, memberikan akurasi data teknis, memudahkan perencanaan kebutuhan suku cadang) dan manfaat operasional (menjamin kesiapan operasi dengan prima, menjaga fasilitas dalam kondisi puncak operasi yang baik, menjamin kinerja yang tinggi, menjamin efisiensi, efektivitas dan produktivitas), manfaat financial (mengendalikan biaya operasi, mengendalikan biaya pemeliharaan dan perbaikan, memperpanjang waktu “replacement” dan umur alat), manfaat terhadap pegawai (meningkatkan ketrampilan tenaga pelaksana, meningkatkan kesehatan keselamatan kerja, meningkatkan moral dan kerjasama yang semakin baik), manfaat terhadap pengguna jasa (pelayanan yang handal dan prima, meningkatkan kepercayaan kepada para pengguna jasa) dan manfaat bagi perusahaan (mempunyai SDM yang berkualitas, performansi perusahaan meningkat, meningkatkan revenue perusahaan).
Popularity: 26% [?]
Incoming search terms for the article:
- organisasi Pemeliharaan
- prosedur pemeliharaan
- fasilitas organisasi
- pemeliharaan fasilitas
- organisasi peralatan
- FASILITAS DALAM ORGANISASI
- perawatan peralatan operasi
- pemeliharaan fasilitas produksi
- prosedur pemeliharaan keselamatan
- prosedur pemeliharaan alat
Artikel Terkait
- FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN
- MANAJEMEN PEMELIHARAAN
- PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN
- INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN
- PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN
- PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN
- PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN
- BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN
- JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT LUAS WILAYAH OPERASI PELAYARAN
- KINERJA PELABUHAN
March 24th, 2010
admin
Posted in
Tags: 


