Ini adalah bagian kedua (BAB II) dari tulisan “CHANGE OUR MIND SET” selamat menikmati dan semoga bermanfaat. Terima kasih
REVOLUSIONER MIND
“The worst in the business world is the situation of no decision.” (Napoleon).
Jaman sekarang ini segala sesuatunya menjadi serba cepat, instant dan mudah diakses, teknologi berganti demikian hebatnya. Uji kemampuan dari satu produk dengan produk yang lain sudah bukan hal istimewa saat ini. Semua fitur-fitur yang terpasang selalu diadu dengan produk pesaing untuk membuktikan siapakah yang punya kehebatan teknologi yang lebih canggih, yang tentunya akan berimbas pada tingkat pembelian konsumen.
Kita mungkin juga masih ingat bagaimana AMD menantang duel produk Intel. Siapa yang tercepat diantara kedua prossesor komputer ini. Tidak tanggung-tanggung 1 halaman penuh The York Times menayangkan iklan ini, orang pasti sangat dibuat penasaran dengan duel ini, siapakah yang bakal menang?. Dengan menghadapi duel ini berarti satu produk sudah siap untuk menjadi second chooser, bukan menjadi main chooser lagi. Tantangan Duel dari AMD tersebut ternyata ditanggapi dingin oleh Intel, Icon yang semula di jagokan dengan prossesor tercepat dirubah, menjadi prosessor yang terhemat, penolakan intel untuk duel tersebut bukan berarti intel tidak berani dengan tantangan AMD tapi terlebih hanya sekedar strategi lain. Duel dua raksasa piranti keras ini memang sangat dinanti-nanti namun sayang karena tidak terjadi. Namun disadari atau tidak pertarungan semacam itu tidak hanya dimonopoli oleh perusahaan yang begerak dibidang teknologi informasi. Bahkan hampir semua bidang kehidupan melakukan reposisi terhadap revolusi produk yang terus-menerus diperbaharui.
Sama halnya dalam bidang entertainment bagaimana film-film layar lebar yang awalnya hanya dibuat berdasar sekuel cerita tanpa memasukkan unsur-unsur promosi, saat ini berubah menjadi ajang iklan untuk berbagai macam produk. Produk yang biasanya hanya beriklan dengan durasi 2 menit di TV tiba tiba langsung menjadi tontonan utama dalam sebuah film. Dengan inovasi tangan iklan seperti ini durasinya menjadi bertambah dan lebih tertanam kebenak konsumen akan info produk yang sedang mereka saksikan.
Di dunia pendidikan untuk anak-anak juga ikut-ikutan berubah. Dulu kita hanya mengenal sekolah playgroup bagi usia prasekolah dengan metode yang telah umum. Namun belakangan ini telah bermunculan sekolah play group yang menggunakan metodelogi yang jauh berbeda, mungkin kita biasa mendengar sekolah alam. Sekolah play group ini bahkan menggunakan metode permainan anak-anak desa yang senang bermain di desa. Di sekolah alam ini, kita melihat anak dibebaskan bermain dengan konsep outbond main panjatan di pohon, gelantungan, main dengan angling namun di tambahkan dengan metode sistematika yang lebih canggih untuk meningkatkan kemampuan, keaktifan dan kreativitas anak. Bagaimana dengan biayanya?, sangat jauh berbeda dengan sekolah playgroup biasa. Dengan melihat metodologi yang berubah seperti ini anak-anak kita sejak kecilnya telah di didik untuk belajar merevolusi cara belajar dan berfikirnya. Dan hal tersebut memang menjadi dambaan orang tua dengan memasukkan anak-anak mereka ke sekolah ini, agar mampu menjadi anak-anak yang di atas rata-rata walaupun jumlah uang yang dikelurkan tidak sedikit.
Reposisi inovasi produk dibidang perbankan juga tidak ketinggalan, mungkin kita bisa lihat fenomena bermunculannya bank-bank syariah yang menawarkan konsep bisnis dengan fundamental nilai-nilai religius. Awal kemunculannya dimulai dengan berdirinya Bank Mua’malat, sukses yang dialami bank tersebut menjadi perhatian bank konvesional yang lainnya untuk terjun juga di bidang perbankan syariah ini. Tidak ketinggalan tentunya bank-bank asing yang ikut-ikutan membuka divisi baru unit syariah, salah satu contonya kita bisa lihat Bank HSBC yang telah memiliki divisi syariah, bahkan dengan revolusioner, sistem ini melakukan hal-hal yang baru yang jarang bisa kita prediksi.
Beberapa Hal tersebut diatas mencerminkan tinggi tingkat perubahan yang terjadi sekarang sangat cepat dalam melakukan reposisi inovasi produk untuk terus menerus melakukan perubahan dan inovasi. Karena semua menyadari tanpa adanya semangat untuk berubah dan belajar untuk berevolusi paradigma pola lama dengan sendirinya akan hilang digeser dengan pola –pola yang lebih revolusioner. Sekarang saatnya kita harus belajar untuk mengubah mindset kita belajar untuk berani melakukan Revolusioner Mind pada diri, dan juga kita harus mau untuk mengasahnya karena saat ini ternyata hampir semua lini kehidupan telah mengalami pergeseran system yang sangat cepat. Pola pikir saat ini sudah sangat jauh dengan jaman orang tua kita dulu, yang segala sesuatunya masih slow down birokratis dan dengan hirarkinya yang jelas. Namun sekarang semuanya berubah dan berganti tak ada lagi batas informasi, jarak, dan waktu kerena semua tools telah berubah, sistem operasional dengan cepat beralih, mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri kita dengan melakukan upgrade kemampuan untuk membuktikan bahwa kita juga mampu untuk melakukan revolusioner mind.
Untuk belajar melatih feeling kita dalam melakukan revolusioner mind itu tidaklah susah seperti apa yang kita bayangkan. Kita bisa membiasakan diri kita untuk mencoba sesuatu yang baru, belajar untuk mengambil tantangan-tantangan baru. Bisa dan mau untuk belajar menerima perubahan itu sendiri.
Coba kita lihat kisah sukses Dandy juragan Distro 347 dari Bandung. Kisah susksesnya membesarkan Distro 347 miliknya telah dirintisnya sejak kuliah di ITB pada jurusan seni rupa. Semua berawal dari Hobby dan kesenangan Dandy dan kawan-kawannya yang senang bermain surfing, di dunia surfing ini Dandy menancapkan kukunya untuk sebuah pembuktian bahwa menjadi seorang enterprenuer bisa berawal dari ide gila. Dunia surfing telah membuka cakrawala berfikirnya untuk membuat kaos dengan kualitas yang bagus tidak kalah dengan produksi buatan luar negeri.
Dandy membuat baju kaos dengan konsep limited edition yang tidak diproduksi lagi setelah di lempar ke pasaran, system pemasarannyapun unik karena awalnya hanya dijual hand to hand pada sesama rekan-rekannya mahasiswa dan para surfer. Namun ternyata karena keunikan yang berani tampil beda tersebut, membuat baju kaos buatan Dandy mendapat sambutan antusias yang sangat tinggi dari rekan-rekannya, gayungpun bersambut Dandy semakin serius untuk mengelola bisnis desain baju kaos ini.
Berbekal tekad yang besar untuk memulai sebuah perubahan Dandy menyewa tempat yang sekaligus menjadi workshop dan distronya di lokasi bekas gudang tentara di Jalan Gudang Selatan Bandung. Di tempat ini pula Dandy membesarkan distro 347. Tempat yang dulunya hanya berupa gudang bekas tentara, saat ini berubah menjadi ruangan display dengan interior mewah yang didalamnya terdapat banyak karya anak-naka muda yang kreatif, ribuan karya grafis rancangannya, mulai dari kaos sampai sampul album band indie, kemasan kaos sampai kantong kresek telah mereka hasilkan karya anak-anak muda ini telah berkibar seantero Nusantara dan juga di beberapa negara. Kini usia 347 yang telah berumur 10 tahun, mereka telah mampu meraih omzet sekitar Rp 700 juta-Rp 1 miliar per bulan. Mereka juga telah memberikan solusi untuk membuka lapangan pekerjaan dengan mempekerjakan sekitar 50 karyawan.
Distro mereka ada telah tersebar di mana-mana. Sekitar 900 di Bandung, 500-an di Jakarta, dan 60 lebih di Yogyakarta. Lalu di Makassar, Medan dan Surabaya. Distribution outlet, terkemuka di Bandung yang telah menggapai Perth, Australia, New Zealand dan Singapura. Ini adalah satu bukti hebatnya revolusioner mind mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa kata kuncinya sederhana kita mau berubah atau mati.
Ditulis oleh : ASHAR HAFIDAH <ashar_arc@yahoo.com>
Popularity: 7% [?]
Incoming search terms for the article:
- permainan mindset
- konsep distro anak
- kaos mindset
- playgroup bagus di jakarta
- kisah sukses distro 347
- UNSUR mindset
- cerita sukses anak surfer
- cache:BhFyKcE0dlYJ:muislife com/change-our-mind-set-2 html kisah change mindset
- unsur yang terlibat dalam change mindset
- UNSUR-UNSUR MINDSET
Artikel Terkait
August 13th, 2009
admin
Posted in
Tags: 



hmm…why not?? penuh inspirasi nich postingannya…thanks for sharing…:)
Great One…
I must say, its worth it! My link, http://blog.palungjit.com/aviva/,thanks haha…