<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Muis&#039; Life Notes &#187; Kepelabuhanan</title>
	<atom:link href="http://muislife.com/category/kepelabuhanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://muislife.com</link>
	<description>Sebuah Catatan Perjalanan Hidupku</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Jun 2011 03:07:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>PERENCANAAN PENGERUKAN</title>
		<link>http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 13:20:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangunan Pelabuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=701</guid>
		<description><![CDATA[1. Kebutuhan Operasional Pelabuhan Berkaitan dengan perencanaan pengerukan, criteria desain yang menentukan adalah rencana dimensi kapal, karakteristik kapal, dan gerakan operasional kapal di dalam lingkungan pelabuhan. 2. Dimensi Pengerukan Dimensi pengerukan sangat ditentukan oleh kebutuhan operasional pelabuhan, yaitu dimensi kolam pelabuhan, dimensi turning basin, dan dimensi alur pelayaran yang telah dibahas pada bab sebelumnya. 3. [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/alat-bantu-navigasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ALAT BANTU NAVIGASI'>ALAT BANTU NAVIGASI</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em><span style="text-decoration: underline;">1. Kebutuhan Operasional Pelabuhan</span></em></strong></p>
<p>Berkaitan dengan perencanaan pengerukan, criteria desain yang menentukan adalah rencana dimensi kapal,</p>
<p>karakteristik kapal, dan gerakan operasional kapal di dalam lingkungan pelabuhan.</p>
<p><strong><em><span style="text-decoration: underline;"> </span></em></strong></p>
<p><strong><em><span style="text-decoration: underline;">2. Dimensi Pengerukan</span></em></strong></p>
<p>Dimensi pengerukan sangat ditentukan oleh kebutuhan operasional pelabuhan, yaitu dimensi kolam pelabuhan,</p>
<p>dimensi <em>turning basin</em>, dan dimensi alur pelayaran yang telah dibahas pada bab sebelumnya.</p>
<p><strong><em><span style="text-decoration: underline;">3. Perencanaan Kedalaman Pengerukan</span></em></strong></p>
<p>Faktor-faktor yang menentukan dalam perencanaan kedalaman pengerukan untuk kolam pelabuhan, <em>turning basin </em>dan alur pelayaran adalah :</p>
<p>-       Kondisi kapal dalam keadaan sarat penuh.</p>
<p>-       Digunakan referensi LWS dalam menentukan kedalaman kolam pelabuhan, sedang untuk menentukan kedalaman <em>turning basin </em>dan alur pelayaran ditentukan berdasarkan MSL dengan ketentuan operasional pandu/tunda pelabuhan harus memperhitungkan <em>timing </em>gerakan pasang surut yang tepat untuk pelayanan kapal berukuran maksimal.</p>
<p>-       Perubahan kepadatan massa air karena perubahan salinitas.</p>
<p>-       <em>Squat </em>atau penurunan permukaan air akibat gerakan gelombang yang dipengaruhi oleh kecepatan gerak kapal pada perairan dangkal.</p>
<p>-       <em>Pitching </em>atau gerakan oleng kapal yang dipengaruhi oleh gelombang dan menyebabkan adanya amplitude gerak vertikal kapal.</p>
<p>-       <em>Trim </em>atau karakteristik perubahan kemiringan badan kapal yang cenderung tenggelam di buritan yang dipengaruhi oleh kecepatan gerak kapal</p>
<p>-       Faktor empirik atau <em>clearance </em>yang diperhitungkan terhadap keamanan (<em>safety</em>) badan kapal terhadap kekerasan tanah dasar, penjagaan sedimentasi, atau ketidakakuratan pengerukan.</p>
<p>-       Kemudahan pelaksanaan di lapangan.</p>
<p>-       Stabilitas lereng hasil pengerukan yang sangat ditentukan oleh kemiringan rencana pengerukan yang mengacu pada kemudahan pelaksanaan pekerjaan pengerukan, konstruksi dermaga dan struktur lainnya, kondisi karakteristik tanah dan jenis struktur proteksi/ penahan lereng akibat hasil pengerukan tersebut.</p>
<p>Pertimbangan-pertimbangan yang harus dilakukan sebelum pengerukan antara lain:</p>
<p>-       Agar tidak membahayakan perlu berkoorodinasi dengan pihak militer dan pihak terkait lainnya untuk memberikan jika daerah yang dikeruk ditemukan adanya perlengkapan bahan peledak atau melakukan penghancuran material yang keras dengan menggunakan bahan peledak.</p>
<p>-       Pengawalan harus dipersiapkan pada saat pengambilan material dengan kapal keruk hisap untuk mencegah masuknya meterial yang berlebih terutama yang dekat dengan fasilitas lainnya.</p>
<p>-       Prosedur yang jelas untuk pelaporan dan kegiatan pengerukan harus direncanakan dan diikuti pelaksanaannya.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="PENGERUKAN">PENGERUKAN</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pengerukan kolam pelabuhan">pengerukan kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="prosedur pengerukan">prosedur pengerukan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pengerukan alur pelayaran">pengerukan alur pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="metode pengerukan">metode pengerukan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="kapal pengerukan dermaga">kapal pengerukan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pengerukan dermaga">pengerukan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pekerjaan pengerukan">pekerjaan pengerukan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pengerukan pelabuhan">pengerukan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html" title="pengertian pengerukan">pengertian pengerukan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.558 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=701&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-perancangan-dan-pembangunan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN'>PERENCANAAN, PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/alat-bantu-navigasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ALAT BANTU NAVIGASI'>ALAT BANTU NAVIGASI</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>82</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOLAM PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2011 12:49:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangunan Pelabuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Kolam pelabuhan adalah bagian dari sarana dan fasilitas pelabuhan yang berbentuk perairan yang mempunyai kedalaman yang disyaratkan : Kolam pelabuhan adalah perairan yang berada di depan dermaga yang digunakan untuk bersandarnya kapal. Fungsi Kolam Pelabuhan Fungsi kolam pelabuhan adalah untuk menampung kapal dalam melakukan berth time (waktu sandar) selama dalam pelabuhan, agar kapal dapat dengan [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL'>KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kolam pelabuhan adalah bagian dari sarana dan fasilitas pelabuhan yang berbentuk perairan yang mempunyai kedalaman yang disyaratkan :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kolam pelabuhan adalah perairan yang berada di depan dermaga yang digunakan untuk bersandarnya kapal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Fungsi Kolam Pelabuhan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Fungsi kolam pelabuhan adalah untuk menampung kapal dalam melakukan <em>berth time </em>(waktu sandar) selama dalam pelabuhan, agar kapal dapat dengan mudah melakukan bongkar muat tanpa terganggu oleh gelombang. Oleh sebab itu kolam pelabuhan seharusnya berada di dalam wilayah yang terlindung. Kolam pelabuhan  mempunyai bentuk memanjang yang biasanya dipakai untuk pelabuhan Petikemas, dan kolam yang mempunyai</p>
<p style="text-align: justify;">bentuk jari, dapat dibuat bila garis pantai mempunyai kedalaman terbesar menjorok ke laut dan tidak teratur</p>
<p style="text-align: justify;">khususnya dibangun untuk melayani kapal dengan muatan umum (<em>general cargo</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Panjang kolam tidak kurang dari panjang total kapal (<em>Loa</em>) ditambah dengan ruang yang diperlukan untuk penambatan yaitu sebesar lebar kapal. Apabila dermaga digunakan untuk tambatan tiga kapal atau kurang, lebar kolam di antara dermaga adalah sama dengan panjang kapal (<em>LOA</em>). Sedangkan dermaga untuk empat kapal atau lebih, lebar kolam adalah 1,5 <em>LOA</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kedalaman Kolam Pelabuhan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kedalaman kolam pelabuhan harus memperhitungkan gerak kapal akibat pengaruh alam, seperti gelombang, angin dan pasang surut. Pada umumnya, kedalaman kolam pelabuhan adalah 1,1, kali draft kapal pada muatan penuh di bawah elevasi air muka rencana. Kedalaman kolam pelabuhan diberikan pada tabel berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://muislife.com/wp-content/uploads/2011/06/ukuran-dwt-kapal.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-698" title="ukuran dwt kapal" src="http://muislife.com/wp-content/uploads/2011/06/ukuran-dwt-kapal.jpg" alt="" width="450" height="860" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="kolam pelabuhan">kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="definisi kolam pelabuhan">definisi kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="pengertian kolam pelabuhan">pengertian kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="draft kapal">draft kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="fungsi kolam pelabuhan">fungsi kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="perencanaan kolam pelabuhan">perencanaan kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="kedalaman kolam pelabuhan">kedalaman kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan kolam pelabuhan">pemeliharaan kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="draft kedalaman menurut bobot kapal">draft kedalaman menurut bobot kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html" title="olah gerak kapal">olah gerak kapal</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 19.556 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=697&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perencanaan-pengerukan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERENCANAAN PENGERUKAN'>PERENCANAAN PENGERUKAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL'>KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PEMELIHARAAN FASILITAS JALAN DALAM PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 14:22:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bangunan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[aspal]]></category>
		<category><![CDATA[beton]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[konstruksi]]></category>
		<category><![CDATA[pemeliharaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[Konstruksi fasilitas jalan di pelabuhan pada umumnya menggunakan konstruksi jalan aspal atau konstruksi jalan beton. Kerusakan – kerusakan yang terjadi secara umum terlihat adalah: -       Retakan memanjang disebabkan oleh fondasi jalan yang kurang kuat -       Retakan halus terjadi terutama dijalan dengan konstruksi aspal disebabkan oleh tebal lapisan aspal yang kurang memenuhi beban rencana. [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/fasilitasorganisasi-prosedur-pemeliharaan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FASILITAS,ORGANISASI, PROSEDUR PEMELIHARAAN'>FASILITAS,ORGANISASI, PROSEDUR PEMELIHARAAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/manajemen-pemeliharaan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MANAJEMEN PEMELIHARAAN'>MANAJEMEN PEMELIHARAAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Konstruksi fasilitas jalan di pelabuhan pada umumnya menggunakan konstruksi jalan aspal atau konstruksi jalan beton. Kerusakan – kerusakan yang terjadi secara umum terlihat adalah:</p>
<p style="text-align: justify;">-       Retakan memanjang disebabkan oleh fondasi jalan yang kurang kuat</p>
<p style="text-align: justify;">-       Retakan halus terjadi terutama dijalan dengan konstruksi aspal disebabkan oleh tebal lapisan aspal yang kurang memenuhi beban rencana.</p>
<p style="text-align: justify;">-       Berlubang disebabkan tergenangnya jalan dalam waktu yang relatif lama sehingga menyebabkan lepasnya ikatan elastis aspal dan disaat bersamaan</p>
<p style="text-align: justify;">-       Sudut-sudut patah, terjadi pada konstruksi beton disebabkan kuat dukung tanah disudut-sudut berkurang yang disebabkan oleh rembesan air masuk melalui sela-sela sambungan antar segmen jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">-       Bergelombang, terjadi pada konstruksi aspal. Secara umum disebabkan oleh panasnya temperatur jalan sehingga mengakibatkan aspal <em>bleeding </em>dan disaat yang bersamaan bekerja beban pada aspal tersebut. Khusus untuk jalanan mendaki/menurun, bergelombangnya aspal disebabkan kuat geser aspal kurang untuk menahan gaya geser yang ditimbulan oleh kendaraan yang mengerem/berhenti pada waktu yang lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip metode perbaikan untuk fasilitas jalan adalah dengan mengganti lapisan atas apabila hanya lapisan atas yang rusak. Untuk kerusakan parah metode perbaikannya adalah dengan memperbaiki lapisan tanah dasar dan melapis ulang dengan konstruksi yang bersesuaian. Apabila didapati kerusakan disebabkan oleh masuknya air ditanah dasar, maka dipastikan bahwa tanah dasar yang terkena air diganti terlebih dahulu dan dipastikan saat perbaikan tidak ada kemungkinan air untuk dapat masuk menembus lapisan tanah dasar (memperbaiki drainase atau membuat resapan didalam tanah.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="fasilitas jalan">fasilitas jalan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan dermaga">pemeliharaan dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan fasilitas">pemeliharaan fasilitas</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan fasilitas pelabuhan">pemeliharaan fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan pelabuhan">pemeliharaan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="pemeliharaan kolam pelabuhan">pemeliharaan kolam pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="perbaikan tanah dasar">perbaikan tanah dasar</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="konstruksi pelabuhan">konstruksi pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="Contoh-Contoh Kerusakan Konstruksi Jalan berGelombang">Contoh-Contoh Kerusakan Konstruksi Jalan berGelombang</a></li><li><a href="http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html" title="contoh konstruksi pelabuhan">contoh konstruksi pelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 16.486 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=693&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/fasilitasorganisasi-prosedur-pemeliharaan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FASILITAS,ORGANISASI, PROSEDUR PEMELIHARAAN'>FASILITAS,ORGANISASI, PROSEDUR PEMELIHARAAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/hal-hal-yang-perlu-diketahui-dalam-pekerjaan-reklamasi.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI'>HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PEKERJAAN REKLAMASI</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/manajemen-pemeliharaan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: MANAJEMEN PEMELIHARAAN'>MANAJEMEN PEMELIHARAAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/tahapan-perencanaan-pembuatan-lapangan-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS'>TAHAPAN  PERENCANAAN  PEMBUATAN LAPANGAN PETIKEMAS</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/pemeliharaan-fasilitas-jalan-dalam-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MATERIAL DAN CONTOH KOMPOSISI BAHAN SPEED BOAT FIBER</title>
		<link>http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html</link>
		<comments>http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 13:33:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Peralatan Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[bahan]]></category>
		<category><![CDATA[fiber]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[ketebalan]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi]]></category>
		<category><![CDATA[material]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[speed boat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=687</guid>
		<description><![CDATA[Pada pembangunan kapal fiber ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya komposisi bahan dan lapisan fiber yang digunakan bait itu untuk Lumas (keel), Bottom, lambung, Gadimg-gading / kerangka dan bagian lain dari kapal fiber yang akan kita buat. Selain kompasisi bahan ketebalan bahan yang digunakan juga merupaka hal yang perlu diperhatikan Semua material beserta perlengkapannya [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9ct%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “T”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“T”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cf%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “F” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“F” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cm%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “M” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“M” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jahre-viking-tangker-terbesar-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR'>JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jahre-viking-tangker-terbesar.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR'>JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cq-r%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “Q &#038; R”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“Q &#038; R”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cs%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada pembangunan kapal fiber ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya komposisi bahan dan lapisan fiber yang digunakan bait itu untuk Lumas (keel), Bottom, lambung, Gadimg-gading / kerangka dan bagian lain dari kapal fiber yang akan kita buat. Selain kompasisi bahan ketebalan bahan yang digunakan juga merupaka hal yang perlu diperhatikan</p>
<p style="text-align: justify;">Semua material beserta perlengkapannya yang dipergunakan untuk pengadaan speedboat adalah baru, dengan material yang mempunyai kualitas uji bahan yang baik.dan khusus digunakan di laut</p>
<p style="text-align: justify;">Material yang dipakai untuk struktur lambung menggunakan bahan fibreglass dengan ketebalan minimal sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Lunas (keel)</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 2 x SM 1250 + 1 x Mat 450 + 2 x SM + 2 x Mat 450  =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 20 mm</span></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Bottom</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 3 x SM 1250 + 2 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 14 mm</span></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Lambung</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 2 x SM 1250 + 1 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 8 mm</span></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Gading-gading /Kerangka</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Meliputi gading pada bottom, lambung dan dibawah main deck</p>
<p style="text-align: justify;">Menggunakan profil U ukuran 50 x 50 mm dengan susunan (sebelum terpasang) :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 1 x SM 1250 + 1 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ±  4 mm</span></em></p>
<p style="text-align: justify;">Pemasangan menggunakan 2 x Mat 450 sehingga tebal terpasang mencapai = <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ±  7 mm</span></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Lantai Deck</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lantai Ruang akomodasi dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 1 x SM 1250 + 1 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 6 mm</span></em></p>
<p style="text-align: justify;">Deck Utama dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 2 x SM 1250 + 2 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 8 mm</span></em></p>
<p style="text-align: justify;">Geladak beserta bangunan diatasnya dicetak dengan system sandwich laminasi sehingga merupakan satu kesatuan yamg utuh/ kuat dan dapat berfungsi dengan baik, Khusus untuk lantai/ geladak agar di pasang lapisan anti slip dengan structure, pelapisan, sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Bangunan atas</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 1 x SM 1250 + 1 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 6 mm</span></em></p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Upper Deck</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Deck Utama dengan susunan :</p>
<p style="text-align: justify;">1 x Gel Coat (termasuk pigmen warna sesuai owner) + 1 x Mat.300 + 1 x Mat 450 + 2 x SM 1250 + 2 x Mat 450    =  <em><span style="text-decoration: underline;">tebal ± 8 mm</span></em></p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="speed boat fiber">speed boat fiber</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="contoh komposisi">contoh komposisi</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="contoh speed boat">contoh speed boat</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="bahan fiber">bahan fiber</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="komposisi fiber">komposisi fiber</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="rangka speed boat">rangka speed boat</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="boat fiber">boat fiber</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="pengertian bahan fiber">pengertian bahan fiber</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="bahan jalan non slip">bahan jalan non slip</a></li><li><a href="http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html" title="bahan pembuatan speedboat">bahan pembuatan speedboat</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.848 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=687&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9ct%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “T”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“T”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cf%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “F” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“F” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/identifikasi-petikemas-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IDENTIFIKASI PETIKEMAS'>IDENTIFIKASI PETIKEMAS</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cm%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “M” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“M” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jahre-viking-tangker-terbesar-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR'>JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jahre-viking-tangker-terbesar.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR'>JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cq-r%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “Q &#038; R”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“Q &#038; R”  ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cs%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/material-dan-contoh-komposisi-bahan-speed-boat-fiber.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERHITUNGAN PROYEKSI LALU LINTAS BARANG DI PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 13:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Info Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Domestik Regional Bruto]]></category>
		<category><![CDATA[lalu lintas barang]]></category>
		<category><![CDATA[metode gravitasi]]></category>
		<category><![CDATA[moderat]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Perkiraan Kompromi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Secara umum kebutuhan suatu rencan pengembangan pelabuhan laut dipengaruhi oleh berbagai perkembangan social-ekonomi dan daerah layanannya, baik daerah layanan belakang (hinterland) maupun daerah layanan depan (foreland). Yang menjadi daerah layanan belakang dari pelabuhan yang direncanakan paling tidak mencakup wilayah satu Kabupaten atau bahkan bias juga satu propinsi, sedangkan daerah layanan depannya adalah daerah-daerah lain di [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cg%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “G” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“G” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/faktor-utama-pemilihan-peralatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN'>FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Secara umum kebutuhan suatu rencan pengembangan pelabuhan laut dipengaruhi oleh berbagai perkembangan social-ekonomi dan daerah layanannya, baik daerah layanan belakang (hinterland) maupun daerah layanan depan (foreland). Yang menjadi daerah layanan belakang dari pelabuhan yang direncanakan paling tidak mencakup wilayah satu Kabupaten atau bahkan bias juga satu propinsi, sedangkan daerah layanan depannya adalah daerah-daerah lain di seluruh Indonesia yang menjadi asal dan tujuan para penumpang/barang angkutan laut.</p>
<p style="text-align: justify;">Potensi pengguna dari pelabuhan yang direncanakan terutama berkaitan dengan fungsi pelabuhan ini apakah akan berfungsi sebagai pelabuhan Internasional, pelabuhan regional, atau pelabuhan local.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perkiraan arus bongkar muat barang di Pelabuhan akan didasarkan pada perkiraan pertumbuhan lalulintas barang yang ada di wilayah hinterland yang bersangkutan. Perkiraan pertumbyhan arus bongkar muat barang ini dapat dilakukan antara lain berdasarkan :</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><strong>1.  Metode Gravitasi </strong>(Bangkitan-tarikan). Proyeksi pertumbuhan bongkar muat barang dengan metode Gravitasi didasarkan pada teori bahwa adanya aktivitas dalam suatu zona (daerah) akan menyebabkan timbulnya kebutuhan perjalanan baik dalam zona itu sendiri atau perjalanan ke zona lain. Berdasarkan besarnya bangkitan dan tarikan perjalanan dari dan ke suatu zona, dapat dilakukan peramalan volume perjalanan beberapa tahun mendatang dengan menggunakan model estimasi distribusi perjalanan (trip distribution). Ada banyak faktor yang mempengaruhi bangkitan dan tarikan perjalanan, miasalnya jumlah penduduk, PDRB, jumlah rumah tangga, jumlah industri, dan jumlah kendaraan bermotor. Penentuan model terbaik dilakukan dengan meninjau parameter-parameter berikut ini :</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Memiliki koefisien korelasi (r<sup>2</sup>) terbesar, yang menunjukkan kedekatan hubungan antara model dengan data real.</li>
<li>Memiliki konstanta persamaan / intercept yang terkecil yang menunjukkan faktor-faktor yang tidak diperhitungkan / faktor “pemaaf”. Makin kecil konstanta persamaan, berarti pengaruh dari faktor-faktor yang tidak diperhitungkan semakin kecil.</li>
<li>Kesesuaian ekspektasi antara dugaan dan real.</li>
</ul>
<p><strong>2. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). </strong>Pertumbuhan PDRB ini digunakan sebagai parameter pertumbuhan arus bongkar muat barang yang patut dipertimbangkan. Angka pertumbuhan jumlah bongkar muat barang di pelabuhan diasumsikan sesuai dengan rata-rata pertumbuhan PDRB di daerah yang bersangkutan. Angka pertumbuhan PDRB ini diambil dari rata-rata pertumbuhan PDRB beberapa tahun terakhir.</p>
<p><strong>3. Perkiraan kompromi,</strong> yaitu laju pertumbuhan rata-rata dari proyeksi menggunakan model matematis dengan proyeksi berdasarkan pertumbuhan PDRB. Skenario ini kita sebut Skenario Moderat.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="bangkitan dan tarikan">bangkitan dan tarikan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="proyeksi wilayah">proyeksi wilayah</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="perhitungan pelabuhan">perhitungan pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="keterkaitan PDRB jumlah rumah dan penduduk">keterkaitan PDRB jumlah rumah dan penduduk</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="perhitungan proyeksi">perhitungan proyeksi</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="pelabuhan regional">pelabuhan regional</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="lalu lintas pelabuhan indonesia">lalu lintas pelabuhan indonesia</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="cache:2XenDYnxvnQJ:muislife com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan html menghitung faktor pertumbuhan kapasitas pelabuhan">cache:2XenDYnxvnQJ:muislife com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan html menghitung faktor pertumbuhan kapasitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="pengertian hinterland dan foreland">pengertian hinterland dan foreland</a></li><li><a href="http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html" title="perhitungan pertumbuhan lalu lintas">perhitungan pertumbuhan lalu lintas</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.292 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=684&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/367.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KONSEP PERENCANAN PELABUHAN'>KONSEP PERENCANAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/istilah-istilah-dalam-bongkar-muat-bm-di-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN'>ISTILAH-ISTILAH DALAM BONGKAR MUAT (B/M) DI PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cg%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “G” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“G” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/faktor-utama-pemilihan-peralatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN'>FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/perhitungan-proyeksi-lalu-lintas-barang-di-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>93</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL</title>
		<link>http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html</link>
		<comments>http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 22:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[dimensi kapal]]></category>
		<category><![CDATA[hull]]></category>
		<category><![CDATA[jarak henti]]></category>
		<category><![CDATA[manuever]]></category>
		<category><![CDATA[olah gerak kapal]]></category>
		<category><![CDATA[panjang kapal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Penelitian dan pengembangan terhadap kemampuan maneuverkapal dan respon terhadap sistem kontrol terhadap kondisi di laut bebas pada alur dan kolam terus dilakukan. Hasil penelitian telah dilakukan untuk mendesain shiphull (lambung kapal), system control di kapal, dan pada saat menetapkan persyaratan navigasi serta dalam mendesain alur dan kolam agar mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi kemampuan maneuver kapal. [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/ukuran-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ukuran Kapal'>Ukuran Kapal</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/muatan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Muatan Kapal'>Muatan Kapal</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/galangan-kapal-mendesak-didata-ulang.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: GALANGAN KAPAL MENDESAK DIDATA ULANG'>GALANGAN KAPAL MENDESAK DIDATA ULANG</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/faktor-utama-pemilihan-peralatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN'>FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/izin-11-kapal-asing-pengangkut-migas-diproses.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IZIN 11 KAPAL ASING PENGANGKUT MIGAS DIPROSES'>IZIN 11 KAPAL ASING PENGANGKUT MIGAS DIPROSES</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cs%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Penelitian dan pengembangan terhadap kemampuan <em>maneuver</em>kapal dan respon terhadap sistem kontrol terhadap kondisi di laut bebas pada alur dan kolam terus dilakukan. Hasil penelitian telah dilakukan untuk mendesain <em>shiphull </em>(lambung kapal), system control di kapal, dan pada saat menetapkan persyaratan navigasi serta dalam mendesain alur dan kolam agar mempertimbangkan faktor yang mempengaruhi kemampuan <em>maneuver </em>kapal. Faktor-faktor tersebut antara lain :</p>
<p style="text-align: justify;">- Bobot kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">- Dimensi kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">- <em>Shiphull </em>(lambung kapal).</p>
<p style="text-align: justify;">- <em>Rudder system </em>(sistem kemudi).</p>
<p style="text-align: justify;">- <em>Horse power</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karakteristik kapal meliputi :</p>
<p style="text-align: justify;">- Reaksi kapal pada saat perubahan kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">- Kemampuan berputar.</p>
<p style="text-align: justify;">- Jarak henti.</p>
<p style="text-align: justify;">- Ratio antara jarak dan lebar kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">- Ratio antara lebar dan <em>draft.</em></p>
<p style="text-align: justify;">- Area <em>rudder</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Diameter putar pada air yang dangkal lebih baik daripada air yang dalam, karena stabilitas kondisi air dangkal lebih baik. Pengamatan ini dilakukan dengan asumsi kecepatan normal dan kemiringan kemudi sekitar 30o bervariasi untuk tipe kapal yang berbeda. Banyak kapal kontainer memiliki kemampuan yang kurang baik, terutama kapal dengan kecepatan 26-30 knot. Untuk kapal ini diameter putar antara 6-8 kali panjang kapal. Diameter putar untuk</p>
<p style="text-align: justify;">kapal tanker besar dan kapal <em>dry bulk </em>pada kecepatan 15-17 knot antara 3-4 kali panjang kapal, bahkan beberapa ada yang kurang dari 3-4 kali panjang kapal. Untuk kapal LNG, diameter putar 2-2,5 kali panjang kapal, ini berlaku juga pada kapal <em>general cargo </em>dan <em>multi purpose</em>. Kemampuan berputar pada kecepatan rendah dapat ditingkatkan dengan menggunakan baling-baling ganda atau dengan menggunakan <em>thruster </em>(baling-baling bagian depan) atau kombinasi keduanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan kapal kontainer dilengkapi dengan propeler ganda, namun karena bentuk dari lambung kapal, jarak antara kedua baling-baling menjadi sangat dekat dibanding panjang kapal, sehingga kemampuan <em>maneuver </em>menjadi (negatif) efektif. Baling-baling di bagian depan (<em>bow thruster</em>) biasanya sangat berguna pada saat penyandaran/berangkat, namun pada kecepatan 4-5 knot pengaruh <em>bow thruster </em>berkurang. Jarak berhenti dari suatu kapal dipengaruhi oleh hubungan antara energi bagian belakang kapal dan bobot mati kapal. Energi dari bagian belakang kapal tergantung dari jenis mesin yang dipergunakan. Untuk perairan dalam, dimulai pada kecepatan operasi untuk tanker dan <em>dry bulk </em>dengan ukuran 200.000 DWT, jarak berhenti (<em>stopping distance</em>) adalah 12-20 kali panjang kapal. Kapal kontainer 6-8 kali panjang kapal, kapal LNG sekitar 10-12 kali panjang kapal dan kapal <em>general cargo </em>dan <em>multi purpose </em>jarak hentinya 4-7 kali panjang kapal.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="olah gerak kapal">olah gerak kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="olah gerak">olah gerak</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="sistem kontrol kapal">sistem kontrol kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="makalah olah gerak kapal">makalah olah gerak kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="rudder kapal">rudder kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="sistem kontrol pada kapal">sistem kontrol pada kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="olah gerak kapal laut">olah gerak kapal laut</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="sistem kemudi kapal">sistem kemudi kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="sistem rudder kapal">sistem rudder kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html" title="sistim kontrol kapal">sistim kontrol kapal</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 26.072 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=668&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/ukuran-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ukuran Kapal'>Ukuran Kapal</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/muatan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Muatan Kapal'>Muatan Kapal</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/peralatan-pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERALATAN PELAYANAN KAPAL'>PERALATAN PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/galangan-kapal-mendesak-didata-ulang.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: GALANGAN KAPAL MENDESAK DIDATA ULANG'>GALANGAN KAPAL MENDESAK DIDATA ULANG</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/faktor-utama-pemilihan-peralatan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN'>FAKTOR UTAMA PEMILIHAN PERALATAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/izin-11-kapal-asing-pengangkut-migas-diproses.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: IZIN 11 KAPAL ASING PENGANGKUT MIGAS DIPROSES'>IZIN 11 KAPAL ASING PENGANGKUT MIGAS DIPROSES</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/%e2%80%9cs%e2%80%9d-istilah-istilah-kepelabuhanan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: “S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN'>“S” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</title>
		<link>http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html</link>
		<comments>http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 09:58:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasional Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[alur pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[aspek nautis]]></category>
		<category><![CDATA[break water]]></category>
		<category><![CDATA[dermaga]]></category>
		<category><![CDATA[dolphin]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[mooring]]></category>
		<category><![CDATA[pier]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=660</guid>
		<description><![CDATA[Alur pelayaran mempunyai fungsi untuk memberi jalan kepada kapal untukmemasuki wilayah pelabuhan dengan aman dan mudah dalam memasuki  kolam pelabuhan. Fungsi lain dari alur pelayaran adalah untuk menghilangkan kesulitan yang akan timbul karena gerakan kapal ke arah atas (minimum ships maneuver activity) dan gangguan alam, maka perlu bagi perencana untuk memperhatikan seperti alur pelayaran (ship [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/survey-hidrografi-untuk-monitoring-alur-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN'>SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL'>KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN'>KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pola-pembinaan-yang-dilaksanakan-pemerintah-di-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Alur pelayaran mempunyai fungsi untuk memberi jalan kepada kapal untukmemasuki wilayah pelabuhan dengan aman dan mudah dalam memasuki  kolam pelabuhan. Fungsi lain dari alur pelayaran adalah untuk menghilangkan</p>
<p style="text-align: justify;">kesulitan yang akan timbul karena gerakan kapal ke arah atas (<em>minimum ships maneuver activity</em>) dan gangguan alam, maka perlu bagi perencana untuk memperhatikan seperti alur pelayaran (<em>ship channel</em>) dan mulut pelabuhan (<em>port entrance</em>). Alur pelayaran harus memperhatikan besar kapal yang akan dilayani (panjang, lebar, berat, dan kecepatan kapal), jumlah jalur lalu lintas, bentuk lengkung alur, yang berkaitan dengan besar jari-jari alur tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalam pengembangan suatu pelabuhan, aspek nautis (<em>nautical aspec</em>) mempunyai peranan yang sangat penting dalam pergerakan kapal pada alur dan kolam pelabuhan, demikian juga dengan operasi penyandaran kapal pada dermaga. Pemilihan lokasi untuk pengembangan harus berdasarkan pada lokasi yang aman dan ekonomis untuk pelabuhan dengan perairan, dalam pemasalahan yang timbul. Karakteristik <em>maneuver </em>kapal, ukuran besar dan kecilnya yang berbeda baik pada alur maupun pada kolam pelabuhan. Pengembangan transportasi laut harus mengikuti perubahan teknologi dan <em>transport demand</em>, jika pelabuhan fasilitasnya tidak mengikuti perkembangan</p>
<p style="text-align: justify;">teknologi dimaksud, maka akan terjadi kongesti, keterlambatan, dan kecelakaan yang bisa berdampak kepada ekonomi nasional dan regional.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penataan pelabuhan untuk memenuhi kebutuhan yang baru sering mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu lama serta biaya tinggi. Oleh karena itu, untuk pengembangan pelabuhan baru, evaluasi terhadap ukuran, tipe, dan jumlah kapal yang akan menggunakan pelabuhan tersebut dan apakah kapal datang untuk membongkar/memuat perlu untuk dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karena perbedaan antara <em>forecast </em>(perkiraan) dan realisasi sering terjadi, maka penyediaan alur dan kolam perlu dilakukan untuk mengantisipasi kehadiran kapal-kapal yang besar. Suatu penelitian tentang karakteristik alur perlu dievaluasi terhadap pergerakan trafik yang ada, pengaruh cuaca, operasi dari kapal nelayan, dan karakteristik alur tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Transisi dari kecepatan kapal berlayar di laut dan pada saat penyandaran di dermaga secara umum dapat dibagi menjadi 3, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">- Tahap I, persiapan untuk pemindahan pergerakan.</p>
<p style="text-align: justify;">- Tahap II, pengurangan kecepatan pada alur dan pergerakan berhenti.</p>
<p style="text-align: justify;">- Tahap III, <em>approuching </em>dan penyandaran di dermaga.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tahapan ini sama untuk kapal yang akan meninggalkan pelabuhan, dimana kegiatan dilakukan sebaliknya. Bentuk dari tahapan dapat dilihat dari kecepatan maksimum dan minimum kapal tanpa melanggar kriteria keamanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, kecepatan maksimum/minimum kapal pada saat memasuki alur sehingga kapal dapat berhenti pada saat memasuki areal pelabuhan tanpa terjadi kecelakaan. Faktor kecepatan ini akan berpengaruh pada dimensi vertikal/horizontal dari alur kolam. Kapal dengan ukuran besar memerlukan area yang lebih besar dibandingkan kapal yang ukuran kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bantuan <em>tug boat </em>(kapal tunda) diperlukan pada kecepatan rendah. Biasanya perangkat <em>tug boat </em>yang diperlukan lebih besar pada saat kecepatan kapal makin kecil. Kemungkinan kegagalan muncul ketika dilakukan kontrol gerakan kapal melalui putaran mesin. Kesulitan mengontrol kecepatan kapal lebih sering terjadi di lautan bebas karena perubahan kecepatan kapal. Kemungkinan terjadi kecelakaan perlu diminimumkan terutama apabila kapal memuat barang berbahaya. Kemungkinan kapal menyimpang dari alur dapat disebabkan oleh faktor-faktor:</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">- <em>Human error</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">- Cuaca.</p>
<p style="text-align: justify;">- Kondisi kapal.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, perencanaan penelitian terhadap reaksi kapal terhadap kondisi perairan pada saat berlayar di alur sangat penting untuk menjamin keselamatan kapal dari dan ke pelabuhan. Tersedianya informasi bagi navigator kapal seperti posisi kapal di alur, data kondisi lingkungan (seperti kecepatan angin, jarak pandang, gelombang, arus dan pasut) merupakan hal penting.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="alur pelayaran">alur pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="pengertian alur pelayaran">pengertian alur pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="fungsi dermaga">fungsi dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="pengertian nautika">pengertian nautika</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="PENGEMBANGAN PELABUHAN">PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="alur pelayaran kapal">alur pelayaran kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="FUNGSI ALUR">FUNGSI ALUR</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="alur pelayaran pelabuhan">alur pelayaran pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="makalah alur pelayaran">makalah alur pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html" title="FUNGSI PELAYARAN">FUNGSI PELAYARAN</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.763 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=660&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA'>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/survey-hidrografi-untuk-monitoring-alur-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN'>SURVEY HIDROGRAFI UNTUK MONITORING ALUR PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGEMBANGAN PELABUHAN'>PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kemampuan-olah-gerak-maneuver-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL'>KEMAMPUAN OLAH GERAK (MANEUVER) KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN'>KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pola-pembinaan-yang-dilaksanakan-pemerintah-di-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PELABUHAN DAN FASILITAS UTAMANYA</title>
		<link>http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html</link>
		<comments>http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 May 2011 07:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasional Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[alur pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[break water]]></category>
		<category><![CDATA[dermaga]]></category>
		<category><![CDATA[dolphin]]></category>
		<category><![CDATA[fasilitas pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[mooring]]></category>
		<category><![CDATA[pier]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=651</guid>
		<description><![CDATA[Pelabuhan adalah suatu kawasan yang mempunyai beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan operasional. Fasilitas-fasilitas tersebut ditujukan untuk melancarkan kegiatan usaha di pelabuhan. Fasilitas pelabuhan dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri.  Fasilitas pokok pelabuhan terdiri dari : • Alur pelayaran • Kolam [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pelabuhan adalah suatu kawasan yang mempunyai beberapa fasilitas untuk menunjang kegiatan operasional. Fasilitas-fasilitas tersebut ditujukan untuk melancarkan kegiatan usaha di pelabuhan. Fasilitas pelabuhan dibagi menjadi 2 (dua) bagian, yaitu fasilitas pokok dan fasilitas penunjang. Pembagian ini dibuat berdasarkan kepentingannya terhadap kegiatan pelabuhan itu sendiri.  Fasilitas pokok pelabuhan terdiri dari :</p>
<p style="text-align: justify;">• Alur pelayaran</p>
<p style="text-align: justify;">• Kolam pelabuhan</p>
<p style="text-align: justify;">• Penahan gelombang <em>(breakwater)</em></p>
<p style="text-align: justify;">• Dermaga</p>
<p style="text-align: justify;">Alur pelayaran: Alur pelayaran dalam istilah kepelabuhanan mempunyai pengertian bahwa daerah yang dilalui kapal sebelum masuk ke dalam wilayah pelabuhan. Batas wilayah pelabuhan sendiri dibatasi oleh pemecah gelombang <em>(breakwater)</em>. Hampir di semua pelabuhan yang diusahakan ada aturan bahwa setiap kapal yang masuk ke daerah alur pelayaran harus membayar Jasa Labuh (biaya berlabuh di wilayah pelabuhan).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kolam Pelabuhan: </strong>Kolam pelabuhan adalah perairan yang berada di depan dermaga yang digunakan untuk bersandarnya kapal.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penahan Gelombang: </strong>Penahan gelombang <em>(breakwater) </em>merupakan bagian fasilitas pelabuhan yang dibangun dengan bahan batu kali dengan berat tertentu atau dengan bahan buatan yang berbentuk tertentu seperti <em>tetraods, quadripods, hexapods </em>ataudengan dinding tegak (<em>caison</em>).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dermaga: </strong>Sarana-sarana tambatan adalah sarana dimana kapal-kapal bersandar untuk memuat dan menurunkan barang atau untuk mengangkut dan menurunkan penumpang-penumpang. Yang dimaksud dengan tambatan adalah: Dermaga (<em>quaywalls</em>), pelampung tambatan (<em>mooring piles</em>), <em>piled piers</em>, ponton-ponton, dermaga-dermaga ringan (<em>lighter wharves</em>) dan jalan-jalan rel (<em>slipways</em>).</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="sarana pelabuhan">sarana pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas pokok pelabuhan">fasilitas pokok pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas dermaga">fasilitas dermaga</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas pelabuhan">fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="sarana dipelabuhan">sarana dipelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title=""fasilitas alur pelayaran"">"fasilitas alur pelayaran"</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="sarana dan fasilitas pelabuhan">sarana dan fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas-fasilitas pelabuhan">fasilitas-fasilitas pelabuhan</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas alur pelayaran">fasilitas alur pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html" title="fasilitas poko pelabuhan">fasilitas poko pelabuhan</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 2.385 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=651&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/perancangan-fasilitas-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN'>PERANCANGAN FASILITAS PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/fungsi-alur-pelayaran-dan-aspek-nautis-pengembangan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN'>FUNGSI ALUR PELAYARAN DAN ASPEK NAUTIS PENGEMBANGAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>BANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kolam-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KOLAM PELABUHAN'>KOLAM PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pengertian-dan-fungsi-dari-peralatan-pelabuhan-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN'>PENGERTIAN DAN FUNGSI DARI PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pemeliharan-fasilitas-dan-peralatan-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN'>PEMELIHARAN FASILITAS DAN PERALATAN PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayanan-kapal-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYANAN KAPAL'>PELAYANAN KAPAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/investasi-dan-pembangunan-fasilitas-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN'>INVESTASI DAN PEMBANGUNAN FASILITAS PELABUHAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sekilas-operasional-pelabuhan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN'>SEKILAS OPERASIONAL PELABUHAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/pelabuhan-dan-fasilitas-utamanya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN</title>
		<link>http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html</link>
		<comments>http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 23:42:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasional Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[agen pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[disbursement]]></category>
		<category><![CDATA[freight]]></category>
		<category><![CDATA[komisi agen]]></category>
		<category><![CDATA[Owner’s representative]]></category>
		<category><![CDATA[transhipped]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Keagenan umum (general agent) adalah perusahaan pelayaran yang ditunjuk oleh perusahaan pelayaran lain di Indonesia atau sing di luar negeri (selaku principal) untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan kapal principal tersebut. Jadi perusahaan pelayaran dapat menunjuk agen dalam hal membutuhkan pelayanan kapalnya, tetapi juga dapat ditunjuk sebagai agen dalam hal dibutuhkan untuk melayani [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/ruang-lingkup-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN'>RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: OWNER’S REPRESENTATIVE PADA USAHA PELAYARAN'>OWNER’S REPRESENTATIVE PADA USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kegiatan-pengusahaan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEGIATAN PENGUSAHAAN PELAYARAN NIAGA'>KEGIATAN PENGUSAHAAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-sifat-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkapalan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKAPALAN'>PERKAPALAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pihak-pihak-yang-terkait-dalam-kegiatan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA'>PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bentuk-bentuk-perusahaan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN PELAYARAN'>BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/definisi-pengertian-dalam-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: DEFINISI/ PENGERTIAN DALAM BIDANG PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>DEFINISI/ PENGERTIAN DALAM BIDANG PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/era-globalisasi-dalam-perdagangan-internasional-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ERA GLOBALISASI DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL'>ERA GLOBALISASI DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-luas-wilayah-operasi-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT LUAS WILAYAH OPERASI PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT LUAS WILAYAH OPERASI PELAYARAN</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Keagenan umum (general agent) adalah perusahaan pelayaran yang ditunjuk oleh perusahaan pelayaran lain di Indonesia atau sing di luar negeri (selaku principal) untuk mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan kapal principal tersebut. Jadi perusahaan pelayaran dapat menunjuk agen dalam hal membutuhkan pelayanan kapalnya, tetapi juga dapat ditunjuk sebagai agen dalam hal dibutuhkan untuk melayani kapal perusahaan lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Pengangkatan sebagai general agent dilakukan dengan Letter of Appointment (Surat Penunjukan) setelah adanya perundingan antara kedua belah pihak. Penunjukan agen biasanya tergantung dengan trayek kapal, dalam mengageni liner service penunjukan general agent berlaku untuk satu jangka waktu tertentu dan dapat diperpanjang bilamana perlu, dalam bentuk agency agreement.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan untuk melayani tramper service penunjukan general agency dapat terjadi kapal per kapal dan penunjukan tersebut cukup dengan letter of appointment per fax/telex.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam melaksanakan tugas keagenan, general agent akan menunjuk port agent sebagai pelaksana di cabang dan bila suatu pelabuhan tidak mempunyai cabang, general agent akan menunjuk cabang dari perusahaan pelayaran lain sebagai subagent.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk melaksanakan tugas-tugasnya, keagenan mempunyai fungsi:</p>
<p style="text-align: justify;">a.   menyusun program operasional keagenan berdasaran kebijaksanaan perusahaan, baik untuk pelayaran liner maupun tramper;</p>
<p style="text-align: justify;">b.   memonitor pelaksanaan penanganan/pelayanan keagenan yang bersifat kegiatan fisik muatan maupun kegiatan jadwal kedatangan dan berangkat kapal;</p>
<p style="text-align: justify;">c.   mengadministrasikan kegiatan keagenan;</p>
<p style="text-align: justify;">d.   memberikan data dan evaluasi terhadap perkembangan kegiatan keagenan;</p>
<p style="text-align: justify;">e.   mengupayakan kegiatan keagenan sehingga dapat memberikan stimulant terhadap kegiatan pokok perusahaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pelaksanaan tugas agen dimulai dengan penunjukan kepada perusahaan pelayaran sebagai agen oleh pemilik/operator kapal asing. Sebelum kapal tiba principal memberitahukan kedatangan kapalnya dan jumlah muatan yang perlu ditangnai. Unit keagenan di kantor pusat sebagai general agen akan menunjuk cabang-cabang sebagai port agent dan muatan dari kapal principal. Umumnya jasa yang diberikan oleh agen adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">a.   pelayanan operasional kapal-kapal principal;</p>
<p style="text-align: justify;">b.   memonitor perkembangan muatan;</p>
<p style="text-align: justify;">c.   pelayanan terhadap kapal dan muatannya;</p>
<p style="text-align: justify;">d.   menyelesaikan masalah claim;</p>
<p style="text-align: justify;">e.   pelayanan lain yang menyangkut keputusan owner’s representative;</p>
<p style="text-align: justify;">f.    menyusun dan membuat administrasi dan laporan pertanggung jawaban kegiatan agen kepada principal, antara lain:</p>
<p style="text-align: justify;">1)   menghitung realiasi biaya-biaya disbursement, melengkapi semua bukti-bukti dan mengirimkan/melaporkan epada principalnya;</p>
<p style="text-align: justify;">2)   membuat despatch report setelah kapal berangkat, yang antara lain melaporkan: muatan yang dimuat, yang dibongkar, yang ditranshipped, posisi bunker termasuk supply bunker, freight yang diperoleh, komisi agen (perkiraan), perkiraan biaya-biaya (pelabuhan, bongkar muat, transhipment, dll);</p>
<p style="text-align: justify;">3)   cash to master, dll</p>
<p style="text-align: justify;">4)   membuat laporan pendapatan dan biaya sebenarnya, selanjutnya disampaikan kepada principal.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="keagenan kapal">keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="kegiatan keagenan kapal">kegiatan keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="biaya keagenan kapal">biaya keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="pengertian keagenan kapal">pengertian keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="tugas keagenan kapal">tugas keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="surat penunjukan keagenan kapal">surat penunjukan keagenan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="tugas pelayaran dalam perdagangan">tugas pelayaran dalam perdagangan</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="biaya keagenan untuk pelayaran">biaya keagenan untuk pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="keagenan dalam bentuk bisnis">keagenan dalam bentuk bisnis</a></li><li><a href="http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html" title="perusahaan keagenan kapal">perusahaan keagenan kapal</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.968 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=643&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/ruang-lingkup-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN'>RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: OWNER’S REPRESENTATIVE PADA USAHA PELAYARAN'>OWNER’S REPRESENTATIVE PADA USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/kegiatan-pengusahaan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEGIATAN PENGUSAHAAN PELAYARAN NIAGA'>KEGIATAN PENGUSAHAAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-sifat-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkapalan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKAPALAN'>PERKAPALAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pihak-pihak-yang-terkait-dalam-kegiatan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA'>PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/bentuk-bentuk-perusahaan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN PELAYARAN'>BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/definisi-pengertian-dalam-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: DEFINISI/ PENGERTIAN DALAM BIDANG PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>DEFINISI/ PENGERTIAN DALAM BIDANG PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/era-globalisasi-dalam-perdagangan-internasional-2.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: ERA GLOBALISASI DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL'>ERA GLOBALISASI DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-luas-wilayah-operasi-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT LUAS WILAYAH OPERASI PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT LUAS WILAYAH OPERASI PELAYARAN</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OWNER’S REPRESENTATIVE PADA USAHA PELAYARAN</title>
		<link>http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html</link>
		<comments>http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 May 2011 22:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kepelabuhanan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasional Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Owner’s representative]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayaran]]></category>
		<category><![CDATA[port agen]]></category>
		<category><![CDATA[ships]]></category>
		<category><![CDATA[Stevedoring]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://muislife.com/?p=640</guid>
		<description><![CDATA[Owner’s representative adalah perwakilan perusahaan pelayaran diluar negeri, yaitu suatu badan yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Direksi, untuk dan atas nama perusahaan melakukan kegiatan dan tindakan serta berbagai upaya dalam lingkup fungsi dan tugasnya mewakili perusahaan di daerah/di wilayahnya guna mengawasi, menjalankan/melaksanakan, dan mengamankan kebijaksanaan perusahaan. Dalam melaksanakan kegiatannya, owner’s representative hanya boleh melakukan kegiatan [...]


Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN'>KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ruang-lingkup-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN'>RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-sifat-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pihak-pihak-yang-terkait-dalam-kegiatan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA'>PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/industri-jasa-pelayaran-shipping-industri.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRI)'>INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRI)</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkembangan-pelayaran-niaga-di-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKEMBANGAN PELAYARAN NIAGA DI INDONESIA'>PERKEMBANGAN PELAYARAN NIAGA DI INDONESIA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pola-pembinaan-yang-dilaksanakan-pemerintah-di-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYARAN'>PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkapalan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKAPALAN'>PERKAPALAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sejarah-pelayaran-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEJARAH PELAYARAN INDONESIA'>SEJARAH PELAYARAN INDONESIA</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Owner’s representative </em>adalah perwakilan perusahaan pelayaran diluar negeri, yaitu suatu badan yang ditunjuk dan ditetapkan oleh Direksi, untuk dan atas nama perusahaan melakukan kegiatan dan tindakan serta berbagai upaya dalam lingkup fungsi dan tugasnya mewakili perusahaan di daerah/di wilayahnya guna mengawasi, menjalankan/melaksanakan, dan mengamankan kebijaksanaan perusahaan. Dalam melaksanakan kegiatannya, <em>owner’s representative </em>hanya boleh melakukan kegiatan administrasi dan tidak boleh melakukan kegiatan marketing, pembukuan muatan dna bongkar muat.</p>
<p>Agar dapat menyelenggarakan fungsi yang diberikannya, <em>owner’s representative </em>di luar negeri mempunyai tugas pokok memimpin kantor perwakilan, mengkoordinasi dan mengawasi seluruh kegiatan perwakilan di daerah/ wilayahnya dalam bidang usaha, armada, keuangan dan umum serta tugastugas lain yang diberikan oleh direksi.</p>
<p>a.   Bidang Usaha</p>
<p>Bidang usaha memiliki tugas-tugas sebagai berikut:</p>
<p>1)   mengatur dan mengkoordinasi tugas <em>port agents </em>seluruh kegiatan dan upaya pemasaran dan pembukuan muatan serta memelihara dan mempertahankan hubungan baik dengan para relasi;</p>
<p>2)   mengawasi kegiatan operasi kapal dan operasi muatan agar dilaksanakan secara efisien dan efektif sehingga jadwal pelayaran yang sudah ditetapkan dapat dilaksanakan;</p>
<p>3)   menjalin hubungan yang harmonis dan sehat dengan pihak kapal, <em>stevedoring, ships </em>dan <em>port agent </em>sehingga mencapai hubungan kerja sama yang erat dan menguntungkan bagi semua pihak;</p>
<p>4)   menjajaki dan menghimbpun segala data dan potensi muatan untuk dapat dianalisis dan selanjutnya dilaporkan ke kantor pusat.</p>
<p>b.   Bidang Armada</p>
<p>Beberapa tugas bidang armada antara lain:</p>
<p>1)   melaksanakan kebijaksanaan yang diberikan oleh direksi mengenai masalah-masalah yang menyangkut kapal milik maupun kapal milik yang di<em>charter</em>;</p>
<p>2)   menyediakan <em>spare parts </em>dan <em>store </em>serta melakukan <em>repairs </em>dan <em>maintanace </em>sesuai permintaan kapal;</p>
<p>3)   mengikuti pelaksanaan <em>supply </em>bahan bakar kapal;</p>
<p>4)   meneruskan informasi/instruksi dari kantor pusat ke kapal atau sebaliknya.</p>
<p>5) Membantu pihak kapal dalam segala hal sehingga pihak kapal dapat melakukan kegiatannya tidak mengalami hambatan;</p>
<p>6)   Menampung, menangani dan menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan kerusakan pada kapal dan mesin dan atau peralatannya sesuai pedoman yang ada;</p>
<p>7)   Turut melaksanakan dan mengamankan disiplin para Nakhoda dana ABK.</p>
<p>c.   Bidang Keuangan dan Administrasi</p>
<p>Tugas-tugas bidang keuangan dan administrasi antara lain sebagai berikut:</p>
<p>1)   memperhatikan dan mengikuti semua manual keuangan dan prosedur administrasi dari kantor pusat;</p>
<p>2)   memonitor dan mengawasi <em>freight reports </em>dan <em>account receivables </em>serta menjalankan/menerapkan <em>impress fund system </em>dan mengikuti secara <em>up to date </em>saldo bank pada masing-masing <em>port agent</em>;</p>
<p>3)   mengetahui secara pasti utang-piutang dan melakukan pendataan serta melaporkan ke kantor pusat;</p>
<p>4)   membuat analisis biaya sesuai situasi dan kondisi setempat serta mengerjakan verifikasi pendahuluan atas <em>freight </em>dan <em>disbursement </em>yang dilaporkan oleh <em>ports agent</em>;</p>
<p>5)   meneliti laporan pertanggungjawaban;</p>
<p>6)   membuat dan mengendalikan anggaran tahunan secara cermat dan melaporkan secara berkala ke kantor pusat.</p>
<p>d.   Bidang Umum</p>
<p>Bidang umum memiliki tugas-tugas antara lain:</p>
<p>1)   melakukan administasi dan kesekreatariatan umum yang baik termasuk sistem pelaporan, dokumentasi dan <em>filing </em>surat menyurat;</p>
<p>2)   membantu dan melaksanakan pencegahan dan penyelesaian <em>claim </em>pihak ketiga dan menyampaikan saran tindak penyelesaiannya;</p>
<p>3)   melaksanakan dan mengamankan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati dalam <em>agency agreement </em>dengan agen setempat serta melaporkan setiap penyimpangan yang ada;</p>
<p>4)   menjalankan disiplin anggaran dalam melaksanakan fungsi dan tugas pekerjaan;</p>
<p>5)   melaksanakan uraian tugas secara baik dan penuh tanggung jawab;</p>
<p>6)   menjalin hubungan baik dengan instansi setempat termasuk para koresponden P&amp;I Club, kantor perwakilan RI, para relasi dan sebagainya.</p>
<h4>Incoming search terms for the article:</h4><ul><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="cache:TXO8Bi_sKbUJ:muislife com/owner’s-representative-pada-usaha-pelayaran html PEMBUKUAN UNTUK PELAYARAN">cache:TXO8Bi_sKbUJ:muislife com/owner’s-representative-pada-usaha-pelayaran html PEMBUKUAN UNTUK PELAYARAN</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="artikel tentang penganggaran perusahaan pelayaran">artikel tentang penganggaran perusahaan pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="usaha muatan kapal">usaha muatan kapal</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="peranan armada dalam perusahaan pelayaran">peranan armada dalam perusahaan pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="owner representative">owner representative</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="artikel tentang anggaran perusahaan pelayaran">artikel tentang anggaran perusahaan pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="perwakilan perusahaan pelayaran">perwakilan perusahaan pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="kendala perusahaan pelayaran">kendala perusahaan pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="peranan armada dalam pelayaran">peranan armada dalam pelayaran</a></li><li><a href="http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html" title="perusahaan pelayaran didaerah tebet">perusahaan pelayaran didaerah tebet</a></li></ul><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.878 ms --><img src="http://muislife.com/?ak_action=api_record_view&id=640&type=feed" alt="" />

<p>Artikel Terkait:posts:<ol><li><a href='http://muislife.com/keagenan-dalam-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN'>KEAGENAN DALAM USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/ruang-lingkup-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN'>RUANG LINGKUP USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/jenis-jenis-pelayaran-niaga-menurut-sifat-usaha-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN'>JENIS-JENIS PELAYARAN NIAGA MENURUT SIFAT USAHA PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pihak-pihak-yang-terkait-dalam-kegiatan-pelayaran-niaga.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA'>PIHAK-PIHAK YANG TERKAIT DALAM KEGIATAN PELAYARAN NIAGA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/industri-jasa-pelayaran-shipping-industri.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRI)'>INDUSTRI JASA PELAYARAN (SHIPPING INDUSTRI)</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkembangan-pelayaran-niaga-di-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKEMBANGAN PELAYARAN NIAGA DI INDONESIA'>PERKEMBANGAN PELAYARAN NIAGA DI INDONESIA</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pola-pembinaan-yang-dilaksanakan-pemerintah-di-bidang-perkapalan-dan-pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN'>POLA PEMBINAAN YANG DILAKSANAKAN PEMERINTAH DI BIDANG  PERKAPALAN DAN PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/pelayaran.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PELAYARAN'>PELAYARAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/perkapalan.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: PERKAPALAN'>PERKAPALAN</a></li>
<li><a href='http://muislife.com/sejarah-pelayaran-indonesia.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: SEJARAH PELAYARAN INDONESIA'>SEJARAH PELAYARAN INDONESIA</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://muislife.com/owner%e2%80%99s-representative-pada-usaha-pelayaran.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

