“A” Istilah-istilah kepelabuhanan

Abandonment : Penyerahan barang pertanggungan kepada penanggunguntuk mendapat penggantian kerugian penuh.

Accomodation Ladder: Anak-anak tangga yang digantungkan di sisi kapal guna keperluan naik/turun ke atau dari kapal

Afloat : Terapung

Advance Freight: Uang tambang yang diminta dimuka

Ad Valorem: Uang tambang yang dihitung berdasarkan persentase tertentu atas harga barang

Additional Freight : Biaya tambahan (Surcharge) yang dikenakan pada barang yang mempunyai volume dan berat melebihi normal, yang memerlukan peralatan dan penanganan khusus dalam membongkar/memuat

After Peak Bulkhead : Sekat kedap air yang berada di buritan kapal

Aground : Kandas, bertumpu pada dasar laut

Agency Fee Fee :  biaya yang dikeluarkan oleh pemilik kapal atau operator kapal kepada agen pelabuhan untuk penggunaan jasa kepelabuhanan meliputi dermaga, jasa pemanduan, jasa penundaan, TKBM, bea cukai dan memungut jasa angkutan laut.

Air draught : Kedalaman maksimum air

Always afloat : Kapal tetap terapung selama jangka waktu kontrak penyewaan kapal, baik di laut maupun pelabuhan

Anchorage Area Areal : untuk berlabuh kapal dalam menunggu proses penyelesaian perizinan/pelayanan di Pelabuhan.

Anchorage dues : Biaya yang dikenakan oleh otorita pelabuhan untuk kapal yang berada pada anchorage area

Apron : Ruang/Pelataran yang berada di areal dermaga atau gudang yang dimanfaatkan untuk bongkar /muat barang.

Assembly Area :  Suatu tempat dimana barang-barang menunggu pengapalan (distribusi lokal) biasanya terletak pada Pelabuhan ICD,CFS dan lain-lain.

Artificial Harbour : Daerah perairan untuk berlindung dan operasional kapal yang dibuat secara buatan

Arrival Rate: Jumlah kapal yang datang dibagi dengan jumlah hari dalam periode tertentu

Popularity: 18% [?]

Incoming search terms for the article:

Artikel Terkait

  1. “B” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  2. “F” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  3. “O” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  4. “U, V, W & Y” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  5. “D” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  6. “H” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  7. “G” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  8. “C” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  9. “P” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
  10. “L” ISTILAH-ISTILAH KEPELABUHANAN
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply