PERALATAN PELAYANAN KAPAL

Written by admin on August 27, 2009 – 1:11 pm -

Kapal Tunda (Tug Boat)


Kapal tunda digunakan untuk memberikan pelayanan kepada kapal yang mempunyai panjang lebih dari 70 m yang nelakukan gerakan (olah-gerak) di perairan wajib pandu, baik yang akan sandar ataupun meninggalkan pelabuhan, dengan cara menggandeng, mendorong dan menarik. Pemanduan kapal tersebut dimaksudkan untuk kepentingan pertimbangan keselamatan pelayaran.

Jumlah awak kapal tunda tergantung dari besar kecilnya daya kapal tunda. Kapal tunda type heen-scren dengan daya 600s/d 1000 HP minimal diawaki 13 orang yang terdiri dari nakhoda, mualim I, mualim II, kepala kamar mesin (KKM), masinis I, masinis II dan juru masak yang masing-masing stu orang serta juru mudi, kelasi dan juru motor yang masing-masing sebanyak dua orang. Para awak kapal tersebut harus mempunyai ijazah keahlian sesuai bidangnya. Untuk lebih jelasnya, dalam tabel dibawah ini dirinci mengenai jenis kapal tunda, awak kapal yang harus ada dan ijazah, yang harus dimilikinya.

Kapal Pandu (Pilot Boat)


Kapal pandu adalah saran transportasi laut bagi petugas pandu untuk naik/turun ke/dari kapal yang dipandu dalam berolah-gerak di perairan wajib pandu, perairan pandu luar biasa dan perairan di luar perairan wajib pandu saat masuk/keluar pelabuhan atau sandar dan lepas ke/dari dermaga/tambatan.

Tipe kapal pandu tergantung kepada daya kapal yang saat ini dikelompokkan menjadi 3 kelompok, yaitu:

- Motor Pandu II dengan daya 150 HP s/d 200 HP

- Motor Pandu I dengan daya 300 s/d 350 HP

- Motor Pandu IS dengan daya 600 s/d 80 HP

Jumlah awak kapalnya tergantung besar kecilnya kapal pandu yaitu antara 4 – 6 orang yang bisa mengangkut tenaga pandu 2 – 12 orang.

Kapal Kepil (Mooring Boat)

Kapal kepil (mooring boat) adalah sarana bantu pemanduan, khususnya dalam penambatan (sandar)/ lepas kapal yang dipandu dalam berolah-gerak di perairan wajib pandu, perairan pandu luar biasa dan perairan di luar perairan wajib pandu khususnya untuk kapal yang panjangnya lebih dari 30 meter. Tipe kapal kepil berdasarkan dayanya dibagi menjadi dua yaitu dengan daya 120 s/d 150 HP dan 200 s/d 350 HP dengan jumlah SBK sebanyak 4 orang yang terdiri dari:

- Seorang Nakhoda dengan ijazah minimal MPT

- Seorang Kelasi dengan Ijazah minimal SKP Deck

- Seorang KKM dengan ijasah minimal AMK PT

- Seorang Juru minyak dengan ijazah minimal SKP Mesin

Tongkang Air



Tongkang air digunakan untuk mensuplai (melayani kebutuhan) air bersih ke kapal, terutama yang berlabuh di rede atau di tempat lain yang tidak terjangkau jaringan instalasi air bersih. ABK-nya minimal 4 orang seperti halnya kapal kepil.


Tags: , , , , , , , ,
Posted in Kepelabuhanan, Maritim | No Comments »

IDENTIFIKASI PETIKEMAS

Written by admin on August 27, 2009 – 12:54 pm -

Mungkin informasi ini sedikit bermanfaat untuk identifikasi petikemas. Ada beberapa kode-kode tertentu yang telah dicantumkan pada petikemas. Kode-kode pada petikemas ini mempunyai arti.

Kode pada petikemas telah distandarisasi menurut ISO. Gambar berikut ini menunjukkan pengertian dari kode-kode pada petikemas tersebut.


Tags: , , ,
Posted in Kepelabuhanan | No Comments »

JAHRE VIKING : TANGKER TERBESAR

Written by admin on August 27, 2009 – 12:47 pm -

Jahre Viking adalah kapal tengker terbesar yang pernah dibuat manusia. Kapal ini merupakan kapal tangker milik perusahaan minyak Fred Olsed Production dari Norwegia. Kapal ini mempunyai panjang panjang 458.45m (91504ft) dengan full draft 80 ft. Kapal ini dibangun oleh Sumitomo Oppama Ship yard /Japan dengan system double hulls.

Awalnya kapal ini didesain dengan daya angkut 480.000 DWT kemudian dinaikkan menjadi 564.763 DWT. Jahre Viking adalah nama terakhir kapal ini, sebelumnya bernama Seawise Giant (Happy Giant) kemudian diubah menjadi Knock Navis dan kemudian berubah menjadi Jahre Viking.

Karena full draftnya 80 ft atau sekitar 24,6 m kapal ini tidak dapat melewati bisa melawati Terusan Suez dan Teruan Panama.

Pada saat perang Iran –Iraq kapal ini pernah ditembaki rudal exocet pada saat berlayar di perairan selat Hormuz.

Name: Knock Nevis
Owner: First Olsen Tankers Pte. Ltd
In service: 2004
Career (Norway)
Name: 1991 – 2004 Jahre Viking
1989 – 1991 Happy Giant

1979 – 1989 Seawise Giant
Owner: Loki Stream AS
In service: 1979
Out of service: 2004

General characteristics
Tonnage: 260,941 GT, 214,793 NT
Length: 458.45 m (1,504.10 ft)
Beam: 68.8 m (225.72 ft)
Draft: 29.8 m (97.77 ft)
Capacity: 564,650 DWT


Posted in Kepelabuhanan, Maritim | No Comments »

SEKILAS TENTANG MANGROVE

Written by admin on August 27, 2009 – 12:43 pm -

Pengertian Hutan Mangrove
Mangrove merupakan formasi-formasi tumbuhan pantai yang khas di sepanjang pantai tropis dan sub tropis yang terlindung. Formasi mangrove merupakan perpaduan antara daratan dan lautan. Mangrove tergantung pada air laut (pasang) dan air tawar sebagai sumber makanannya serta endapan debu (silt) dari erosi daerah hulu sebagai bahan pendukung substratnya. Air pasang memberi makanan bagi hutan dan air sungai yang kaya mineral memperkaya sedimen dan rawa tempat mangrove tumbuh. Dengan demikian bentuk hutan mangrove dan keberadaannya dirawat oleh pengaruh darat dan laut. (FAO, 1994).
Di Indonesia, mangrove telah dikenal sebagai hutan pasang surut dan hutan mangrove, atau hutan bakau. Akan tetapi, istilah bakau sebenarnya hanya merupakan nama dari istilah satu jenis tumbuhan yang menyusun hutan mangrove, yaitu Rhizophora spp.
Karakteristik Hutan Mangrove
Karakteristik hutan mangrove dapat dilihat dari berbagai aspek seperti floristik, iklim, temperatur, salinitas, curah hujan, geomorphologi, hidrologi dan drainase. Secara umum, karakteristik habitat hutan mangrove digambarkan sebagai berikut (Bengen, 2000):
  • Umumnya tumbuh pada daerah intertidal yang jenis tanahnya berlumpur, berlempung atau berpasir.
  • Daerahnya tergenang air laut secara berkala, baik setiap hari maupun yang hanya tergenang pada saat pasang purnama. Frekuensi genangan menentukan komposisi vegetasi hutan mangrove.
  • Menerima pasokan air tawar yang cukup dari darat.
  • Terlindung dari gelombang besar dan arus pasang surut yang kuat. Air bersalinitas payau (2-22 permil) hingga asin (hingga 38 permil).
Struktur Vegetasi Hutan Mangrove
Hutan mangrove meliputi pohon-pohonan dan semak yang terdiri dari 12 genera tumbuhan berbunga (Avicennia, Sonneratia, Rhizophora, Bruguiera, Ceriops, Xylocarpus, Lumnitzera, Laguncularia, Aegiceras, Aegiatilis, Snaeda dan Conocarpus) yang termasuk ke dalam delapan famili (Bengen, 2000).
Selanjutnya, menurut Bengen (2000) bahwa vegetasi hutan mangrove di Indonesia memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi, namun demikian hanya terdapat kurang lebih 47 jenis tumbuhan yang spesifik hutan mangrove. Paling tidak di dalam hutan mangrove terdapat salah satu jenis tumbuhan sejati penting/dominan yang termasuk ke dalam empat famili: Rhizophoraceae (Rhizophora, Bruguiera dan Ceriops), Sonneratiaceae (Sonneratia), Avicenniaceae (Avicennia) dan Meliaceae (Xylocarpus).
Fauna Hutan Mangrove
Fauna yang hidup di ekosistem mangrove, terdiri dari berbagai kelompok, yaitu: mangrove avifauna, mangrove mammalia, mollusca, crustacea, dan fish fauna (Tomascik et al., 1997). Komunitas fauna hutan mangrove membentuk percampuran antara dua kelompok: (1) Kelompok fauna daratan/terestrial yang umumnya menempati bagian atas pohon mangrove, terdiri atas insekta, ular primata dan burung. Kelompok ini tidak mempunyai sifat adaptasi khusus untuk hidup di dalam hutan mangrove, karena mereka melewatkan sebagian besar hidupnya di luar jangkauan air laut pada bagian pohon yang tinggi, meskipun mereka dapat mengumpulkan makanannya berupa hewan lautan pada saat air surut. (2) Kelompok fauna perairan/akuatik, yang terdiri atas dua tipe, yaitu: yang hidup di kolom air, terutama berbagai jenis ikan dan udang ; yang menempati substrat baik keras (akar dan batang pohon mangrove) maupun lunak (lumpur), terutama kepiting, kerang dan berbagai jenis invertebrata lainnya.
Hubungan Saling Bergantung Antara Berbagai Komponen
Ekosistem Hutan Mangrove
Ekosistem merupakan satu atau serangkaian komunitas beserta lingkungan fisik dan kimianya yang hidup bersama-sama dan saling mempengaruhi (Nybakken, 1988). Tumbuhan mangrove mengkonversi cahaya matahari dan zat hara (nutrien) menjadi jaringan tumbuhan (bahan organik) melalui proses fotosintesis. Tumbuhan mangrove merupakan sumbe makanan potensial, dalam berbagai bentuk, bagi semua biota yang hidup di ekosistem mangrove. Berbeda dengan ekosistem pesisir lainnya, komponen dasar dari rantai makanan di ekosistem mangrove bukanlah tumbuhan mangrove itu sendiri, tapi serasah yang berasal dari tumbuhan mangrove (daun, ranting, buah, batang dan sebagainya). Sebagian serasah mangrove didekomposisi oleh bakteri dan fungi menjadi zat hara (nutrien) terlarut yang dapat dimanfaatkan langsung oleh fitoplankton, algae ataupun tumbuhan mangrove itu sendiri dalam proses fotosintesis; sebagian lagi sebagai partikel serasah (detritus) dimanfaatkan oleh ikan, udang dan kepiting sebagai makanannya. Proses makan memakan dalam berbagai kategori da tingkatan biota membentuk suatu rantai makanan
Manfaat Hutan Mangrove
Hutan mangrove adalah vegetasi hutan yang hanya dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah tropis, seperti Indonesia. Mangrove sangat penting artinya dalam pengelolaan sumberdaya di sebagian besar wilayah Indonesia. Fungsi mangrove yang terpenting bagi daerah pantai adalah menjadi penyambung darat dan laut. Tumbuhan, hewan, benda-benda lainnya dan nutrisi tumbuhan ditransfer ke arah darat atau ke arah laut melalui mangrove. Hutan mangrove memiliki fungsi ekologis dan ekonomi yang sangat bermanfaat bagi ummat manusia. Secara ekologis, hutan mangrove berfungsi sebagai daerah pemijahan (spawning grounds) dan daerah pembesaran (nursery grounds) berbagai jenis ikan dan, udang, kerang-kerangan dan spesies lainnya. Selain itu, serasah mangrove (berupa daun, ranting dan biomassa lainnya) yang jatuh di perairan menjadi sumber pakan biota perairan dan unsur hara yang sangat menentukan produktivitas perikanan perairan laut di depannya. Lebih jauh, hutan mangrove juga merupakan habitat (rumah) bagi berbagai jenis burung, reptilia, mamalia dan jenis-jenis kehidupan lainnya, sehingga hutan mengrove menyediakan keanekaragaman (biodiversity) dan plasma nutfah (genetic pool) yang tinggi serta berfungsi sebagai sistem penunjang kehidupan. Dengan sistem perakaran dan canopy yang rapat serta kokoh, hutan mangrove juga berfungsi sebagai pelindung daratan dari gempuran gelombang, tsunami, angin topan, perembesan air laut dan gaya-gaya dari laut lainnya.
Potensi ekonomi mangrove diperoleh dari tiga sumber utama, yaitu hasil hutan, perikanan estuarin dan pantai, serta wisata alam. Secara ekonomi, hutan mangrove dapat dimanfaatkan kayunya secara lestari untuk bahan bangunan, arang (charcoal) dan bahan baku kertas. Hutan mangrove juga merupakan pemasok larva ikan, udang dan biota laut lainnya.
Permasalahan Hutan Mangrove di Indonesia
Pertambahan penduduk yang demikian cepat terutama di daerah pantai, mengakibatkan adanya perubahan tata guna lahan dan pemanfaatan sumberdaya alam secara berlebihan, hutan mangrove dengan cepat menjadi semakin menipis dan rusak di seluruh daerah tropis.
Permasalahan utama tentang pengaruh atau tekanan terhadap habitat mangrove bersumber dari keinginan manusia untuk mengkonversi areal hutan mangrove menjadi areal pengembangan perumahan, kegiatan-kegiatan komersial, industri dan pertanian. Selain itu juga, meningkatnya permintaan terhadap produksi kayu menyebabkan eksploitasi berlebihan terhadap hutan mangrove. Kegiatan lain adalah pembukaan tambak-tambak untuk budidaya perairan, yang memberikan kontribusi terbesar bagi pengrusakan mangrove. Dalam situasi seperti ini, habitat dasar dan fungsinya menjadi hilang dan kehilangan ini jauh lebih besar dari nilai penggantinya.
Barangkali, dari semua ancaman yang serius bagi mangrove adalah persepsi di kalangan masyarakat umum dan sebagian besar pegawai pemerintah yang menganggap mangrove merupakan sumberdaya yang kurang berguna yang hanya cocok untuk tempat pembuangan sampah atau dikonversikan untuk keperluan lain. Sebagian besar pendapat untuk mengkonversi mangrove berasal dari pemikiran bahwa lahan mangrove jauh lebih berguna bagi individu, perusahaan dan pemerintah daripada hanya sebagai lahan yang berfungsi secara ekologi. Apabila persepsi keliru tersebut tidak dikoreksi, maka masa depan mangrove Indonesia dan juga di dunia akan menjadi sangat suram.
 
Rekomendasi Pengelolaan Hutan Mangrove
Mangrove menggambarkan suatu sumber kekayaan dan keanekaragaman kehidupan. Pada suatu negara dimana tekanan penduduk dan ekonomi terhadap zona pantai cukup tinggi, seperti halnya Indonesia, hutan mangrove dikenal sebagai pelindung utama lingkungan pantai dan sumber ekonomi nasional yang sangat berharga.
Pada umumnya ada keterbatasan pemahaman tentang nilai dan fungsi mangrove diantara penentu kebijakan dan masyarakat umumnya, dan akibatnya hutan mangrove seringkali dipandang sebagai areal-areal kritis/rusak serta tidak berharga, yang perlu dipakai untuk kegunaan pemanfatan lain yang produktif. Meskipun demikian, nilai hakiki ekosistem mangrove sangat besar dan hanya akan disadari ketika investasi besar diperlukan untuk melindungi pantai dan bangunan-bangunan treatment air, sehingga dilakukan upaya untuk merehabilitasi kembali fungsi alami hutan mangrove.
Pada dasarnya terdapat tiga pilihan untuk pengelolaan dan pengembangan mangrove: (1) Perlindungan ekosistem dalam bentuk aslinya; (2) Pemanfaatan ekosistem untuk menghasilkan berbagai produk dan jasa yang didasarkan pada prinsip kelestarian; (3) Pengubahan (atau perusakan) ekosistem alami, biasanya untuk suatu pemanfaatan tertentu.
Dalam kenyataannya, pertimbangan ekonomi dan ekologis tidak dapat dipisahkan dalam mengevaluasi berbagai alternatif pengelolaan mangrove. Pernyataan ini mencerminkan tumbuhnya apresiasi makna ekonomi ekosistem mangrove. Karenanya, konservasi dan pemanfaatan mangrove tergantung sepenuhnya pada perencanaan yang terintegrasi dengan mempertimbangkan kebutuhan ekosistem mangrove. Usulan pengembangan dan kegiatan insidential yang mempengaruhi ekosistem mangrove hendaknya mencerminkan perencanaan dan pengelolaan sebagai berikut (Dahuri dkk., 1996):
  • Peliharalah dasar dan karakter substrat hutan dan saluran-saluran air.
  • Jaga kelangsungan pola-pola alamiah; skema aktivitas siklus pasang surut serta limpasan air tawar.
  • Peliharalah pola-pola temporal dan spasial alami dari salinitas air permukaan dan air tanah.
  • Peliharalah keseimbangan alamiah antara pertambahan tanah, erosi dan sedimentasi.
  • Tetapkan batas maksimum untuk seluruh hasil panen yang dapat diproduksi.
  • Pada daerah-daerah yang mungkin terkena tumpahan minyak dan bahan-bahan beracun lainnya, harus memiliki rencana penanggulangan.
  • Hindarkan semua kegiatan yang mengakibatkan pengurangan (impound) areal mangrove.
     
Mangrove mewakili sumberdaya hayati yang kaya dan beragam. Bagi Indonesia dengan tekanan penduduk dan ekonomi yang tinggi di kawasan pantai, hutan mangrove terbukti sebagai sumberdaya alam yang mendukung dan menjaga keseimbangan ekologis dan sumberdaya ekonomi nasional yang berharga. Berdasarkan kenyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masalah pengelolaan hutan mangrove secara lestari adalah bagaimana menggabungkan antara kepentingan ekologis (konservasi hutan mangrove) dengan kepentingan sosial ekonomi masyarakat di sekitar hutan mangrove. Dengan demikian, strategi yang diterapkan harus mampu mengatasi masalah sosial ekonomi masyarakat selain tujuan konservasi hutan mangrove tercapai. (Ziaul Haq N&team)

Tags: , , , , , ,
Posted in Maritim | No Comments »

LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Written by admin on August 27, 2009 – 12:38 pm -

Adanya kesenjangan antara kebutuhan dan persediaan energi merupakan masalah yang perlu segera dicari pemecahannya. Apalagi mengingat perkiraan dan perhi- tungan para ahli pada tahun 2010-an produksi minyak akan menurun tajam dan bisa menja- di titik awal kesenjangan energi, ditambah lagi dengan tidak menentunya harga minyak di pasar internasional yang mengakibatkan melambungnya harga minyak dunia yang merupakan sumber energi primer yang banyak digunakan. 

Situasi ini sedikit banyak telah berpengaruh pada bangsa Indonesia. Dimana minyak bumi menjadi sumber energi utama. Hal ini menyebabkan naiknya ongkos produksi akibat adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Untuk itulah perlu solusi energi alternatif yang dapat menggantikan minyak bumi atau bahan bakar fosil lainnya yang bersifat lebih efisien, ramah lingkungan dan terbaharui. Namun, pengembangan sumber energi alternatif memerlukan waktu sebelum sampai pada pemanfaatan secara ekonomi. Beberapa negara seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, Perancis, Kanada, Jepang, Belanda, dan Korea telah mulai meneliti kemungkinan pemanfaatan energi dari laut terutama, gelombang, pasang surut, dan panas laut dengan hasil yang memberikan harapan cukup baik.

Dengan luas perairan hampir 60% dari total luas wilayah sebesar 1.929.317 km2, Indonesia mempunyai potensi dibidang kemaritiman yang sangat besar. Apalagi dengan bentangan Timur ke Barat sepanjang 5.150 km dan bentangan Utara ke Selatan 1.930 km telah mendudukkan Indonesia sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Laut selain menjadi sumber pangan juga mengandung beraneka sumber daya energi. Kini para ahli menaruh perhatian terhadap laut sebagai upaya mencari jawaban terhadap tantangan kekurangan energi di waktu mendatang dan upaya menganekakan penggunaan sumber daya energi.

Pada musim hujan, angin umumnya bergerak dari Utara Barat Laut dengan kandungan uap air dari Laut Cina Selatan dan Teluk Benggala. Di musim Barat, gelombang air laut naik dari biasanya di sekitar Pulau Jawa.

Penerapannya di Indonesia bukanlah sesuatu yang mustahil. Tapi perlu ada masterplan yang jelas untuk mewujudkannya. Karena ini dapat menjadi sumber energi alternatif potensial. Apalagi proses pembuatannya tidak merusak alam, melainkan ramah lingkungan.

Tetapi sebelumnya, harus dilakukan sebuah riset yang berguna untuk mengukur kedalaman sepanjang garis pantai Indonesia. Sehingga dapat ditentukan di daerah mana saja yang layak. Kita seharusnya menyadari bahwa alam menyediakan semua yang dibutuhkan. Hanya perlu kerja keras dan kebijakan yang memperhatikan sumber daya alam yang terbatas. Sehingga kita tidak terseret dalam ketakutan krisis energi.

1. Pembangkit Listrik Tenaga Ombak

Air laut memiliki banyak manfaat Salah satunya, menghasilkan energi listrik dari pusat pembangkit listrik tenaga ombak. Sifat kontinyuitasnya yang tersedia terus setiap waktu menjadikan ombak baik untuk dijadikan sebagai pembangkit tenaga listrik Melalui pembangkit listrik ini, energi besar yang dimiliki ombak dapat diubah menjadi tenaga listrik. Listrik dari tenaga ombak ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi krisis energi yang terjadi akhir-akhir ini.

Pembangkit listrik tenaga ombak telah diuji cobakan di pulau Islay, di lepas pantai barat Skotlandia, dan menghasilkan 500 KW listrik yang cukup untuk kebutuhan 400 rumah tangga.
Cara kerja pembangkit listrik baru ini sangat sederhana. Sebuah tabung beton dipasang pada suatu ketinggian tertentu di pantai dan ujungnya dipasang dibawah permukaan air laut. Tiap kali ada ombak yang datang ke pantai, air di dalam tabung beton itu akan mendorong udara yang terdapat di bagian tabung yang terletak di darat. Pada saat ombak surut, terjadi gerakan udara yang sebaliknya dalam tabung tadi. Gerakan udara yang bolak-balik inilah yang dimanfaatkan untuk memutar turbin yang dihubungkan dengan sebuah pembangkit listrik. Sebuah alat khusus dipasang pada turbin itu supaya turbin hanya berputar satu arah, walaupun arah arus udara dalam tabung beton itu silih berganti.

Selain skotlandia langkah ini juga telah dirintis di New South Wales, Australia, baru-baru ini. Pembangkit listrik itu mempunyai luas seperempat lapangan sepak bola dan tingginya setara gedung bertingkat lima. Pembangkit listrik tenaga ombak pertama ini nantinya akan diletakkan 200 meter dari garis pantai.m Ombak yang datang akan memasuki sebuah lorong dan menciptakan tiupan udara dengan kecepatan mencapai 400 kilometer per jam untuk memutar turbinnya menerangi 2.000 rumah. Keuntungan lain pembangkit listrik ini, tak menghasilkan gas emisi hingga ramah lingkungan. Selain itu, alat pembangkit itu dapat dioperasikan dari mana saja melalui sambungan internet.

Selain cara konversi energi ombak ke energi listrik di atas juga sedang diteliti system koversi energi ombak lain diantaranya : system rakit Crockerell, Sistem tabung tegak Kayser, Sistem Pelampung Salter, dan sistem tabung Masuda.

Sistem rakit Cockerell ini terdiri dari untaian rakit-rakit yang saling dihubungkan dengan engsel-engsel dan sistem ini bergerak naik turun mengikuti gerakan gelombang laut. Gerakan relatif rakit-rakit menggerakkan mendorong pompa hidrolik yang berada di antara dua rakit yang akan menggerakkan generator.

Sistem tabung tegak Kayser menggunakan pelampung yang bergerak naik turun dalam tabung karena adanya tekanan air. Gerakan relatif antara pelampung dan tabung menimbulkan tekanan hidrolik yang dapat diubah menjadi energi untuk dijadikan premover untuk menggerakkan generator.

Sistem Pelampung Salter memanfaatkan gerakan relatif antara bagian/pembungkus luar (external hull) dan bandul didalamnya (internal pendulum) untuk diubah menjadi energi listrik.

Sistem tabung Masuda metodenya adalah memanfaatkan gerak gelombang laut masuk ke dalam ruang bawah dalam pelampung dan menimbulkan gerakan perpindahan udara di bagian ruangan atas dalam pelampung. Gerakan perpindahan udara ini dapat menggerakkan turbin udara.

2. Pembangkit Listrik Tenaga Pasang Surut

Wilayah Indonesia terdiri dari banyak pulau. Cukup banyak selat sempit yang membatasinya maupun teluk yang dimiliki masing-masing pulau. Hal ini memungkinkan untuk memanfaatkan energi pasang surut. Saat laut pasang dan saat laut surut aliran airnya dapat menggerakkan turbin untuk membangkitkan listrik.

Proyek pembangunan pusat listrik tenaga pasang surut yang pertama, terdapat di La Rance, antara St Maro dan Dinard, Brittany, Perancis. Secara resmi, proyek ini dibuka oleh presiden Perancis, Jenderal De Gaulle, bulan November 1956. Pelaksanaan proyek mercusuar ini bertujuan untuk memasok kebutuhan energi. Karena semasa Perang Dunia II, konsumsi listrik Perancis bertambah dua kali lipat. Pemanfaatan pusat listrik energi pasang surut yang direalisasikan di La Ranche Perancis juga diikuti oleh Rusia di Murmansh, Lumboy, Tae Menzo Boy, dan The Thite Sea. Tidak jauh dari Indonesia, ada Australia yang memanfaatkannya di Kimberly. Saat ini potensi energi pasang surut di seluruh samudera di dunia tercatat 3.106 MW.
Untuk Indonesia daerah yang potensial adalah sebagian Pulau Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Papua, dan pantai selatan Pulau Jawa, karena pasang surutnya bisa lebih dari lima meter.

Mekanisme pusat listrik energi pasang surut tergantung pada beberapa faktor: arah angin, kecepatan, lamanya bertiup, dan luas daerah yang dipengaruhi. Oleh karena itu, di dalam penelitian mengenai energi ini faktor meteorologi/geofisika menjadi kuncinya.
Pada pemanfaatan energi ini diperlukan daerah yang cukup luas untuk menampung air laut (reservoir area). Namun, sisi positifnya adalah tidak menimbulkan polutan bahan-bahan beracun baik ke air maupun udara.

Selain panas laut dan pasang surut, masih ada energi samudera lain yaitu energi gelombang. Sudah banyak pemikiran untuk mempelajari kemungkinan pemanfaatan energi yang tersimpan dalam ombak laut. Salah satu negara yang sudah banyak meneliti hal ini adalah Inggris.

Menurut pengamatan Hulls, deretan ombak (gelombang) yang terdapat di sekitar pantai Selandia Baru dengan tinggi rata-rata 1 meter dan periode 9 detik mempunyai daya sebesar 4,3 kW per meter panjang ombak. Sedangkan deretan ombak serupa dengan tinggi 2 meter dan 3 meter dayanya sebesar 39 kW per meter panjang ombak. Untuk ombak dengan ketinggian 100 meter dan perioda 12 detik menghasilkan daya 600 kW per meter.

Karena beberapa laut di Indonesia mempunyai ombak dengan ketinggian di atas 5 meter, maka potensi energi gelombangnya perlu diteliti lebih jauh.

3. Energi Panas Laut

Konversi energi panas laut adalah sistem konversi energi yang terjadi akibat perbedaan suhu di permukaan dan di bawah laut menjadi energi listrik. Potensi terbesar konversi energi panas laut untuk pembangkitan listrik terletak di khatulistiwa. Soalnya, sepanjang tahun di daerah khatulistiwa suhu permukaan laut berkisar antara 25-30°C, sedangkan suhu di bawah laut turun 5-7°C pada kedalaman lebih dari 500 meter.

Terdapat dua siklus konversi energi panas laut, yaitu siklus Rankine terbuka dan siklus Rankine tertutup. Sebagai pembangkit tenaga listrik, konversi energi panas laut siklus Rankine terbuka memerlukan diameter turbin sangat besar untuk menghasilkan daya lebih besar dari 1MW, sedangkan komponen yang tersedia belum memungkinkan untuk menghasilkan daya sebesar itu, alternatif lain yaitu siklus Rankine tertutup dengan fluida kerja amonia atau freon.

Berdasarkan letak penempatan pompa kalor, konversi energi panas laut dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe, konversi energi panas laut landasan darat, konversi energi panas laut terapung landasan permanen, dan konversi energi panas laut terapung kapal.

Konversi energi panas laut landasan darat alat utamanya terletak di darat, hanya sebagian kecil peralatan yang menjorok ke laut. Kelebihan sistem ini adalah dayanya lebih stabil dan pemeliharaannya lebih mudah. Kekurangan sistem jenis ini membutuhkan keadaan pantai yang curam, agar tidak memerlukan pipa air dingin yang panjang.

Status teknologi konversi energi panas laut jenis ini baru pada tahap percontohan dengan kapasitas 100 W dan dengan fluida kerja freon yang dilakukan oleh TEPSCO-Jepang, dengan lokasi percontohan di Kepulauan Nauru. Selain itu dibangun pusat penelitian dan pengembangan konversi energi panas laut landasan darat (STF) yang terletak di Hawaii.

Untuk konversi energi panas laut terapung landasan permanen, diperlukan sistem penambat dan sistem transmisi bawah laut, sehingga permasalahan utamanya pada sistem penambat dan teknologi transmisi bawah laut yang mahal. Jenis ini masih dalam taraf penelitian dan pengembangan.

Konversi energi panas laut terapung kapal beroperasi dengan bebas karena dibangun di atas kapal. Biasanya energi listrik yang dihasilkan untuk memproduksi berbagai bahan yaitu amonia, hidrogen, methanol, dan lain-lain.

Status teknologi konversi energi panas laut jenis ini baru taraf percontohan, dengan nama pembangkit Mini OTEC yang berkapasitas 50 kW dengan lokasi percontohan di laut Hawaii. Mini OTEC menghasilkan daya bersih 10 kW sampai 15 kW. Selain itu, pada tempat yang sama beroperasi konversi energi panas laut dengan nama OTEC1 dengan kapasitas 1 MW.

Perkembangan teknologi konversi energi panas laut di Indonesia baru mencapai status penelitian, dengan jenis konversi energi panas laut landasan darat dan dengan kapasitas 100 kW, lokasi di Bali Utara.

Sumber :
www.kompas.com
www.sinarharapan.co.id
www.panda.org
www.terranet.or.id
www.norwegia.or.id
www.liputan6.com


Tags: , , , , , , , , ,
Posted in Maritim | No Comments »

Ukuran Kapal

Written by admin on August 27, 2009 – 10:26 am -

Bila kita melihat kapal – kapal yang tiba dipelabuhan, maka yang terutama diperhatikan adalah ukuran besarnya. Besarnya kapal dinyatakan dalam ton register (Register ton). Untuk ukuran besarnya kapal dikenal istilah gross register ton (GRT) dan net register ton (NRT).

Gross Register Ton (GRT) adalah jumlah dari semua ruangan kapal yang tertutup atau yang dapat ditutup secara kedap air, baik yang berada dibawah geladak maupun yang berada diatasnya (deck line). Oleh karena 1 register ton = 1000 cft (cubic feet) dan 100 cft = 2,83 m3 maka besar GRT adalah total ruangan dalam cubic feet dibagi 100.

Net Register Ton (NRT) adalah ruangan yang tersedia untuk barang dan penumpang, atau juga daya angkut kapal yang dinyatakan dalam volume.

Salah satu ukuran untuk besar kapal adalah panjang kapal, yang berpengaruh dalam hal penyediaan tempat untuk sandar. Panjang kapal dinyatakan dalam length over all (LOA) dan length between perpendiculars (LBP).

LOA adalah panjang kapal secara keseluruhan yang diukur dari bagian paling ujung dari linggi-linggi sampai bagian paling belakang dari buritan.
Sedangkan LBP adalah panjang kapal yang diukur dari linggi-linggi paling depan dan bagian paling belakang dari buritan pada garis maksimum saat musim panas (summer draft). Summer draft adalah saat kapal pada musimpanas menurut peraturan lambung timbul (freeboard)

Untuk ukuran berat kapal dikenal istilah DISPLACEMENT adalah jumlah berat air yang dipindahkan oleh kapal, atau berat underwater volume dari kapal yang sama beratnya dengan kapal. Displacement dinyatakan dalam long ton (1 long ton = 35 cft. Berat air laut).

Displacement dibagi menjadi dua, yakni loaded dan light displacement.

  1. Loaded displacement adalah berat kapal beserta muatannya pada saat kapal (draft) maksimum yang diperkenankan oleh peraturan. 
  2. Light displacement adalah berat kapal dalam keadaan kosong.

Tags: , , , , ,
Posted in Kepelabuhanan | No Comments »

Muatan Kapal

Written by admin on August 27, 2009 – 8:13 am -

Barang yang akan dimuat dalam kapal selalu, bila dinyatakan dalam berat, memakai ukuran ton. Namun ukuran 1 ton metrik adalaH 1.000 kg, 1 ton Inggris adalah 1.016,05 kg, dan 1 ton Amerika adalah 0.90718 metrik. Sehingga perbandingan ketiganya adalah :

UKURAN

LONG TON

SHORT TON

METRIK TON

1 long ton (Inggris)

1 short ton (Amerika)

1 Metric ton

1

0,893

0,984

1,12

1

1,102

1,016

0,907

1

Dalam menghitung isi ruangan, bila menerima muatan, dipakai berat (weight) atau ukuran (measurement) yang lebih menguntungkan pihak kapal. Untuk ini digunakan istilah Shipping ton. Satu Shipping ton besarnya 40 cft dan satu Shipping ton metric berarti suatu barang seberat 1.000 kg mengambil ruangan muatan sebesar 1 meter kubik.

Muatan yang stowage factor atau faktor muatnya lebih kecil dari adalah 40 adalah deadweight cargo.

Stowage factor (SF) adalah volume yang diperlukan untuk 1 ton (1.016 kg) barang yang dinyatakan dalam cft. SF 40 berarti bahwa 1 ton barang itu mengambil tempat 40 cft. Dalam SF sudah diperhitungkan pula broken stowage (celah yang terdapat diantara muatan). Sebagai contoh. Sf kopra adalah 80. itu berarti 1 long ton kopra mengambil ruangan 80 cft

Untuk dapat menghitung banyaknya barang yang dapat dimuat dalam salah satu ruangan muatan kapal atau palka, kita harus mengetahui besarnya ruangan palka. Besarnya ruangan palka dari kapal dinyatakan dalam bale space dan grain space

Bale Space adalah ruangan didalam palka yang disediakan untuk muatan umum (general cargo) dan biasanya dinyatakan dalam cft. Besarnya ruangan muatan diukur dari bagian dalam gading – gading dan antara lantai bawah dengan bagian bawah dari deck beam lantai atas.

Grain Space adalah ruangan dalam palka yang disediakan untuk mutan curah (bulk) dan biasanya dinyatakakan dalam cft. Besarnya ruangan muatan diukur dari bagian dalam dinding kapal dan dari lantai bawah sampai dengan bagian bawah dari lantai atas.

Jumlah keseluruhan dari bale space atau grain space dibagi oleh cargo deadweight ton adalah stowage factor dari sebuah kapal barang.

Perbandingan antara net, gross, dan deadweight tonnage berbeda untuk setiap kapal. Khusus bagi kapal-kapal barang, rasio perbandingannya biasanya adalah

1 NRT = 11/2 GRT = 21/4 – 21/2 DWT.


Tags: , , ,
Posted in Kepelabuhanan | No Comments »

CHANGE OUR MIND SET (18)

Written by admin on August 20, 2009 – 7:52 pm -

BUKAN KEBETULAN

Kadng kita dibuat terkagum-kagum dengan anak-anak yang telah mampu mengukir prestasi diusia mereka yang masih sangat muda. Sama halnya yang terjadi pada Zhang Xinyang, Anak Ajaib dari Tiongkok Umur 13 Tahun, diusianya yang masih belia dia sedang melanjutkan kuliahnya pada program Pascasarjana Universitas Teknologi Beijing.

Zhang Xinyang mengambil jurusan yang jarang diminati oleh kita pada umumnya. Jurusan yang diambil adalah jurusan Matematika. Untuk Gelar S-1 Zhang Xinyang menempuh jurusan Matematika di Universitas Teknik Tianjin. Perjalanan akademik Zhang memang membuat banyak orang terkesima. Pertama mulai merasakan suasana sekolah SD pada umur lima tahun, Zhang kecil cukup menammatkan sekolahnya hanya butuh waktu dua tahun. Melanjutkan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi jenjang SMP dan SMA juga dijalaninya dengan kilat. Di usianya 10 tahun Zhang telah terdaftar sebagai mahasiswa matematika di Universitas Teknik Tianjin.

Zhang memang benar-benar menggandrungi matematika. Demi mewujudkan mimpinya sebagai pakar matematika, dia benar-benar menggembleng diri. Ia juga menyiapkan betul ujian masuk perguruan tinggi (NCEE) sedari awal. Usahanya tidak sia-sia. Zhang lulus ujian NCEE dengan skor 505, atau 47 poin di atas skor rata-rata.

Kecintaannya membaca buku termasuk buku di luar studinya, membuat Zhang hanya butuh kurang dari tiga tahun dari jatah empat tahun, untuk menuntaskan skripsi. Kita mungkin mengangagap Zhang sebagi anak seorang dosen, karena saking mudanya. Walaupun usianya masih cilik ia tidak mau berdiam diri begitu saja, Zhang juga memulai belajar mandiri dengan menjadi tutor matematika paruh waktu.

Hal yang di alami oleh Zhang bukanlah hal yang ajaib dan bukan hanya semata-mata berupa give dari ilahi , tetapi karena talent dan pola didikan yang telah dialami oleh sak anak dari orang tuanya. Sang anak telah diajarkan nilai-nilai kerja keras dan berani untuk mengejar impian sedari mereka masih kecil. Sama halnya dengan professor termuda Amerika Serikat yang asli orang Indonesia yang prestasinya diakui dunia internasional. Pria kelahiran Medan 20 Oktober 1977, sejak kecilnya telah bermimpi untuk menjadi pendidik di luar neger. Keinginan besar untuk mencapai hal tersebut karena dorongan dan motivasi yang terus-menerus di berikan oleh kedua orang tuanya.

Contoh teladan yang sering diperlihatkan oleh kedua orang tuanya menambah semangatnya untuk terus mengejar impiannye tersebut. Akhirnya cita-cita itu semua saat ini bisa diwujudkan dan tidak tanggung-tanggung dalam usia yang sangat muda telah mendapatkan gelar professor. Nama professer muda tersebut adalah Nelson Tansu yang merupakan professor termuda yang dimiliki Amerika Serikat saat ini. Prof Nelson mengajar di Lehigh University salah satu universitas terbaik yang terdapat di negeri Paman Sam.

Titik balik riwayat pedidikan Nelson dimulai ketika dia menjadi lulusan terbaik SMU Sutomo 1 Medan 1995, dan termasuk dalam finalis Tim Olimpiade Fisika Indonesia. Sukses ini, kemudian berlanjut setelah dirinya mendapat tawaran beasiswa dari Bohn’s Scholarships untuk melanjutkan kuliah di jurusan matematika terapan, teknik elektro, dan fisika di Universitas Wisconsin-Madison, Amerika Serikat. Nelson memulai statusnya sebagai mahasiswa pada September 1995, dan meraih gelar bachelor of science hanya dalam tempo dua tahun lebih sembilan bulan, dengan predikat summa cum laude. Setelah merampungkan S-1-nya di bidang applied mathematics, electrical engineering, and physics pada tahun 1998. Saat ini Nelson yang asli Indonesia berdarah keturunan Tionghoa ini sudah meraih 11 penghargaan dan memiliki tiga hak paten atas penemuan risetnya. Memasuki usianya yang ke 25 tahun Nelson telah mengukir prestasi dengan berhasil meraih gelar PhD di University of Wisconsin, Madison, dan menjadi staf pengajar mahasiswa S-3.

Nelson menjadi profesor di universitas ternama Amerika, Lehigh University, Pensilvania, mengajar para mahasiswa di tingkat master (S-2), doktor (S-3), bahkan post doctoral Departemen Teknik Elektro dan Komputer. Lebih dari 84 hasil riset maupun karya tulisnya dipublikasikan di berbagai konferensi dan jurnal ilmiah internasional. Nelson telah menjadi bahan insprirasi bagi mahasiswanya sendiri, ia sering diundang menjadi pembicara utama di berbagai seminar, konferensi dan pertemuan intelektual, terutama di Washington DC. Selain itu, Nelson juga sering di undang oleh universitas yang berasal dari luar Amerika seperti Kanada, sejumlah negara di Eropa, dan Asia. Namun ada satu hal yang lebih fenomenal yang telah dihasilkan oleh Nelson yaitu ada tiga penemuan ilmiahnya yang dipatenkan di AS, yakni bidang semiconductor nanostructure optoelectronics devices dan high power semiconductor lasers.

Meski namanya sudah banyak dikenal di seluruh dunia, hanya sedikit yang tahu bahwa guru besar muda ini berasal dari Indonesia. Berkat prestasi Nelson Tansu yang luar biasa, ia sempat menjadi incaran dan malah “rebutan” kalangan universitas AS dan mancanegara.

Ditulis oleh : ASHAR HAFIDAH <ashar_arc@yahoo.com>


Tags: , , , , , ,
Posted in Motivasi | No Comments »

CHANGE OUR MIND SET (19)

Written by admin on August 20, 2009 – 7:45 pm -

LIFE WITH YOUR DREAM

Jika sempat jalan-jalan ke kota Pangandaran coba tanyakan siapa Ibu pangandaran, tertulah semua suara akan sama bahwa Ibu yang dimaksud adalah Susi Pudjiastuti, seorang sosok pebisnis tangguh yang memulai usahanya dari nol. Ibu Susi juga tidak pernah mengenyam pendidikan tinggi dia hanya lulusan SMP, yang ketika SMA di drop out dari sekolah. Dengan berbekal modal 750 Ribu hasil menjual gelang, kalung, dan cincin miliknya, Susi mulai menjadi pengepul ikan pada tahaun 1983. Awal mulai usahanya dijalankan, dia hanya mampu membeli 1 kg ikan, besoknya mulai meningkat menjadi 2 kg, kemudian terus meningkat volume pembeliannya. Karena keuletan Ibu susi dalam waktu hanya satu tahun, ia sudah menembus pasar besar Cilacap, Jawa Barat.

Dari keuntungan yang ia tabung, Susi kemudian membuka usaha sewa-menyewa perahu serta mobil angkutan hasil-laut bagi para nelayan. Kini ibu susi telah memiliki ratusan perahu nelayan dan truk. Bu Susi memulai semua aktifitasnya setiap harinya mulai pada pukul 15.00, ia ke Jakarta untuk setor. Di tengah jalan, ia mampir ke Cikampek untuk mengambil kodok. Sampai di Jakarta malam. Setelah mandi dan istirahat ia langsung balik ke Pangandaran itulah aktifitas hariannya ketika usahanya mulai dikembangkan. Selama bertahun-tahun ia harus mendampingi pasokannya menempuh jarak ratusan kilometer pulang-pergi.

Pada tahun 1996 pasar lobster menjadi overload pabrik-pabrik yang semula menjadi pengumpul hasil laut dari bu susi banyak yang mempermainkan harga, dengan kejadian tersebut bu susi kembali memberanikan diri untuk langsung mengekspor hasil lautnya itu. Karena permintaan yang cukup tinggi dari pasar luar negeri maka Bu Susi nekad membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan buatan Amerika Serikat pada tahun 2004, dan ternyata buah dari kenekatannya tesebut pemintaan dari luar negeri semakin banyak.

Untuk urusan kenayaman kerja dan meningkatkan produktifitas karyawannya Bu susi tidak tanggung-tanggung mendirikan pabrik yang mempunyai fasilitas yang sangat modern, yang disainnya bangunanya dibuat menyerupai mall. Nilai Omzet juga dalam jumlah yang sangat besar, yang pada saat awal pendirian PT ASI Pudjiastuti hanya sekitar US$ 2 juta membengkak, menjadi US$5 juta pertahun.

Ternyata untuk dalam menjalani kehidupan, kita harus berani berminmpi untuk menwujudkan hal-hal besar dalam hidup kita. Sama halnya dengan Ibu Susi, dengan impian yang besar dibarengi dengan keuletan yang tinggi, perempuan yang dulunya hanya menjual ikan dengan bakulan itu, kini telah menjual ikannya dengan pesawat terbang ke berbagai belahan dunia.

Kisah yang sama dialami oleh penjaga sekolah saya sewaktu masih duduk di sekolah dasar. Bapak tersebut hanya menjadi pesuruh biasa di sekolah, nasibnya berubah menjadi pengawas sekolah, yang bertugas mengawasi kinerja kepala sekolah yang ada di wilayahnya. Padahal pada awalnya dia hanyalah penjaga sekolah yang hanya bertugas sebagai “office boy”. Nama bapak penjaga sekolah itu adalah Dg.Nai* Senyuman yang khas dan sambutan yang selalu hangat tak akan pernah kami lupakan setiap siswa yang pernah sekolah di sekolah ini pasti mengenal dengan baik Dg.Nai.

Singkat cerita karena sikap yang ditunjukkan, dirinya penuh dengan nilai-nilai positif serta kerajinan dan ketekunan, maka pihak sekolah menjadikannya pegawai negeri untuk menjadi pesuruh sekolah. Setelah di angkat menjadi pegawai Dg.Nai tidak menyia-nyiakan waktu yang tertinggal, dia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di D3, setammatnya di D3 Dg.Nai mulai mengajar anak-anak SD dan warungnya pun masih tetap buka. Lama berselang Dg.Nai masih terobsesi dengan mimpinya untuk menjadi seorang pengawas sekolah atau disebut dengan penile sekolah.

Sampai suatu ketika ada pengumuman penerimaan pegai khusus menjadi pengawas. Dengan modal tekad dan semangat dia yakin untuk lolos seleksi ditingkat propinsi. Padahal lowongan yang tersedia bisa dihitung jari sementara jumlah peserta yang terjaring mencapai ratiusan orang dengan jabatan rata-rata peserta adalah orang-orang yang telah menjadi kepala sekolah.

Ternyata Dg.Nai tidak ciut nyali sebaliknya dai bertabah semangat dan yakin bahwa dia akan terangkat menjadi pengawas. Semua orang menertawakan terhadap apa yang dicita-citakan Dg.Nai apalagi jika melihat latar belakang pendidikanny dengan modal pengalaman yang belum terlalu lama. Namun jawaban Dg.Nai jika mendapat ledekan dari teman-temannya Kita lihat saja nanti siapa yang akan tertawa.

Setiap malam Dg.Nai bangun sholat malam untuk mengajukan proposal kepada Allah untuk diangkat menjadi pengawas kepala sekolah. Karena doanya yang terus-menerus akhirnya Dg.Nai lulus seleksi dan diangkat menjadi pengawas sekolah, dia mengalahkan pesaing-pesaingnya yang rata-rata pernah menjabat kepala sekolah. Satu pesannya kepada saya ketika akan kembali ke Jakarta, bahwa hiduplah dengan mimpimu jangan pernah mematikan mimpimu.

Mungkin sama halnya dengan para kontestan Indonesian Idol yang memimpikan menjadi idola baru yang dan dipuja banyak orang, anda juga tentunya sering menyaksikan Indonesian Idol, pada penampilan kontestannya rata-rata masih muda dengan wajah dananan yang menarik, namun hal tersebut tidak berlaku di Inggris sewaktu diadakan konteas Britian Got Talent sama seperti American Idol, “Susan Boyle 47 tahun” saat berdiri di atas pangung Nampak seperti wanita yang datang dari kampung, jauh dari dandanan kelas artis, dia gemuk kikuk dan penampilan panggungnya pas-pasan, pada saat berdiri di atas panggung semua orang yang hadir pada tempat itu ingin melewatkan saja penampilan Susan. Namun semua keraguan tersebut dibalas oleh Susan, sewaktu mulai menyanyikan lagu opera, “I Dreamed a Dream” dari Les Miserables, semua mata menjadi takjub, suaranya yang sangat indah, sangat merdu, membuat para penonton berulang-ulang berdiri memberi tepuk tangan. Para juri Cowell, Piers Morgan, dan Amanda Holden, ikut terngaga mendengar suara menakjubkan Susan Boyle. Karena suara emas yang khas yang dimilikinya tersebut, dalam sekejap Susan Boyle menjadadak menjadi celebrity dunia. Puluhan juta orang di seluruh belahan dunia dibuat penasaran mereka ramai-ramai menyaksikan penampilannya pada situs You Tube.

Tidak tanggung-tanggung ABC News, CBS, CNN, station televisi ternama ini sampai berebut ingin mewawancarai Susan Boyle. Dari penelusuran mereka, termasuk laporan CBS ketika meliput langsung ke kediaman Susan Boyle di Blacburn Skotlandia, Susan Boyle merupakan sosok wanita sederhana yang aktif dalam kegiatan Gereja. Tidak ketinggalan Oprah Winfrey sudah mengundangnya datang untuk duduk di sofanya dalam acara yang ditonton di seluruh dunia. Ia memang memiliki cerita hidup yang layak diceritakan di Oprah Winfrey Show. Bukan hanya penampilan yang tidak “ngartis” tapi juga kehidupan sendiri yang cukup dramatis.

Pada awal kelahirannya Susan sempat kehabisan oksigen dan membuat perkembangan otak sedikit abnormal. Begitu pula saat disekolah dia menjadi murid yang terbelakang dan menjadi bahan ejekan teman-temannya. Pernah suatu ketika sekitar 14 tahun silam Susan juga ikut audisi acara televisi My Kind of People, namun ia begitu grogi sehingga gagal. Karena cintanya pada dunia tarik suara Susan Boyle rela untuk belajar dari seorang guru vokal, Fred O’Neil. Dari hasil belajarnya tersebut satu dekade silam, Susan pernah melakukan rekaman lagu dengan judul “Cry Me a River”. Album tersebut ditujukan sebagai peringatan pergantian milenium di kampung asalnya. Satu hal yang menjadi motivasi terbesar Susan pada dunia tark suara adalah kerena almarhum Ibunya tercinta. Pentas pertama setelah ibunya meninggal adalah di depan Simon Cowell yang mengguncangkan dunia itu. Sesaat sebelum tampil, Cowell sempat bertanya tentang umur dan hal-hal kecil lain. Boyle mengaku belum pernah pacaran. Ciuman juga belum pernah. Sekarang juga tinggal hanya dengan seekor kucing di rumahnya.

Ternyata kehebatan sebuah mimpi bisa menwujudkan hal-hal diluar dari daya imaginasi kita, karena mampu mengubah impian menjadi sebuah kenyatan, kita tentunya takkan sedikitpun melewatkan waktu untuk mengejar impian tersebut, tanpa pernah mengenal rasa lelah dan kalah untuk mendapatkan semuanya.

Ditulis oleh : ASHAR HAFIDAH <ashar_arc@yahoo.com>


Tags: , , , , , , , , ,
Posted in Motivasi | No Comments »

CHANGE OUR MIND SET (17)

Written by admin on August 20, 2009 – 7:39 pm -

NEKAD AJALAH

Saya pernah melakukan proyek renovasi rumah milik kawan saya, untuk keperluan ini, pada elemen fasadnya akan ditambahkan pemasangan batu alam, untuk memesan batu alam ini saya ingat lokasi yang sering saya lewati sewaktu kuliah, setibanya di sana untuk membeli batu alam ini, ternyata yang pemilik toko masih sangat muda, usianya masih 20 tahunan. Pada saat mau beli batu alam ini pun saya mendapat penjelasan tentang tipe batu yang cocok untuk rumah yang sedang saya renovasi. Setelah sekian lama dijelaskan detail batu alam yang diinginkan pertanyaan terakhir yang saya ajukan adalah berapa modal untuk membangun usaha ini sambil tersenyum kawan saya ini pun berkata modalnya hanyalah nekad. Dia bercerita bagaimana dia nekad merantau dari jawa ke makassar tanpa modal apa-apa namun dengan keberanian dan kepercayaan akan sebuah arti kesuksesan maka usahanya pun maju sampai seperti sekarang ini.

Saya kemudian teringat kisah sewaktu masih berada di Banjar masin ada seorang pengusaha sukses di daerah Batu Licin yang memiliki berbagai macam jenis usaha mulai dari travel, toko kelontong sampai usaha pengangkutan dia kelola. Ternyata awal kisah sukses hidupnya di Batu Licin ini, hanya bermodalkan pakaian yang menempel di badannya. Bapak ini hanya seorang perantauan dari negeri Cina dan samapi ke Batu Licin dengan perahu. Namun karena kegigihan tekad dan semangat dia telah menjadi pengusaha yang di segani di daerah Batu Licin.

Pernah juga sewaktu kuliah saya juga bekerja partime di sebuah event organizer untuk menambah penghasilan saya sebagai mahasiswa, ditempat tersebut saya bekerjasama dengan kontraktor eksebition dari PT.Creator kebetulan dengan pimpinan Creator ini akrab dengan saya, gayanya santai dan penuh semangat jika dia bercerita, saya sempat bertanya kepadanya bagaimana awal kariernya sehingga perusahaannya bisa menjadi perusahaan kontraktor eksbesi yang cukup di segani di kota Makassar, dengan tersenyum dia berkata bahwa dia hanya bermodalkan nekad, dia jebolan Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin yang memutuskan berhenti kuliah pada semester 4.

Sepertinya sudah menjadi rumus wajib bahwa untuk menjadi orang-orang luar biasa, nekad itu menjadi jimat yang paling ampuh untuk meraih kesuksesan. Sama halnya dengan Tony Chistiansen dia adalah seseorang yang sejak kecilnya kehilangan kedua kakinya akibat tergilas kereta api, namun keinginannya untuk tidak distimewakan dan diperlakukan seperti orang pada umumnya telah membuatnya menjadi orang yang luar biasa. Sebagai latihan terapi untuk memulihkan kondisinya ayahnya memutusakan untuk mengajarkan renang kepadanya, walaupun sebenarnya Tony Chistiansen tidak tahu berenang dan membenci air.

Namun sewaktu sesi latihan renang dimulai oleh pelatihnya ia langsung didorong ke dalam kolam renang dan akibatnya Tony tenggelam dan diangkat menggunakan dengan jala. itulah sesi latihan pertama yang tidak mungkin terlupakan baginya , hari-hari selanjutnya dia mulai belajar mengapung dan berenang sejauh satu mil, 52 kali panjang kolam renang tanpa henti.

Saat SMA pelatihnya menyarankan Tony Chistiansen untuk ikut surf life guard (penyelamat berselancar) dia bergabung dengan Omanu Pasific Surf Club dan telah menyelamatkan 33 nyawa dan mendapatkan penghargaan sertifikat dari World Lifesaving Federation. Tony Chistiansen telah mewakili selandia baru lima kali keikut sertaan pertandingan yang berbeda :World,Paralympic,dan FESPIC dan memenangkan 35 medali selama karir atletiknya. Prestasi itu semua diraih sewaktu usianya masih di bawah 20 tahun.

Tony Chistiansen juga seorang yang aktif dalam olahraga taekwondo dan meraih Dan 2 selain itu dia juga adalah seorang pilot bersertifikasi, juara speedway dan balap motor. Tony Chistiansen bahkan telah mendaki gunung Klimanjaro yang terkenal sebagai atap afrika, dia juga telah berkeliling keberbagai negara Asia dan Eropa, berbicara di depan forum international yang tampil sebagai motivator yang dihadiri peserta pulah rbu orang dan semua prestasi yang diperoleh oleh Tony Chistiansen saat dia tidak mempunyai kedua kakinya.

Ditulis oleh : ASHAR HAFIDAH <ashar_arc@yahoo.com>


Tags: , , , , , ,
Posted in Motivasi | No Comments »
RSS